JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan DPD Partai Golkar DKI Jakarta terhadap pencalonannya menjadi gubernur DKI Jakarta bersama calon wakil gubernur Nachrowi Ramli.
"Atas nama Foke-Nachrowi, saya ucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan pada kami. Siapa yang bisa memenangkan hati dan suara rakyat, dia bisa menang di Jakarta," kata Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, dalam deklarasi dukungan Partai Golkar kepadanya, Minggu (5/8/2012) di Jakarta Selatan.
Foke mengakui bahwa dalam putaran pertama memang terjadi banyak sindiran yang ditujukan kepadanya. Namun dalam momen ini, ia mengajak seluruh pihak untuk saling memaafkan dan berjuang dengan baik tanpa harus saling sindir. "Memang ada statement berseberangan. Untuk itu saya mengajak seluruh pihak untuk saling memaafkan dan tekad yang baru demi pembangunan politik DKI Jakarta yang lebih baik," ujar Foke.
Pada pilkada DKI Jakarta 2007 silam, partai Golkar juga mendukung Fauzi Bowo. Namun, pada putaran pertama Pilkada DKI Jakarta kali ini, sejumlah petinggi DPP Partai Golkar dengan tegas menolak untuk memberikan dukungan pada Foke karena kinerja selama lima tahun tidak membuahkan hasil yang baik. Golkar kemudian mengajukan calon sendiri, yakni Alex Noerdin dan Nono Sampono.
Alex-Nono kalah dalam putaran pertama Pilkada DKI Jakarta dengan perolehan suara kurang dari 5 persen. Hasil ini membuat partai berlambang pohon beringin itu berbalik sikap. Setelah melakukan pembahasan panjang, Golkar kembali mendukung Fauzi Bowo pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2012.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang