Korban Kebakaran Kampung Jembatan Tidur di Tenda

Kompas.com - 06/08/2012, 20:50 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Korban kebakaran yang terjadi di RT 12 RW 06, Kampung Jembatan, Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur, mengungsi di empat tenda yang didirikan di Sekolah Dasar (SD) Negeri 01, Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur. Tenda didirikan tidak jauh dari rumah warga tempat lokasi kebakaran.

Wakil Camat Jatinegara Manson mengatakan, ratusan pengungsi korban kebakaran untuk sementara ditempatkan di tenda yang telah disediakan.

"Jadi sudah dibangun empat tenda, satu dari PMI, dan tiga dari Suku Dinas Sosial. Untuk pengungsi kebakaran ada sekitar 150 kepala keluarga. Rencananya mereka di sini kalau menurut protap tiga hari, tapi bisa diperpanjang sesuai kebutuhan," kata Manson kepada Kompas.com, Senin (6/8/2012) malam.

Menurutnya, status para pengungsi rata-rata adalah mengontrak di lokasi terjadinya kebakaran. Sehingga, mereka bukan warga yang memiliki hunian tinggal tetap.

"Jadi nanti kita lihat apa mereka sudah dapat mencari tempat tinggal baru, ini tergantung mereka, apa sudah mendapat kontrakan baru," ujar Manson.

Ia menambahkan, bantuan lain juga diserahkan oleh Suku Dinas lain yang berada di wilayah Jakarta Timur. Bantuan tersebut antara lain berasal dari Sudin Sosial berupa tenda, makanan, pakaian dan selimut.

Dari Sudin Kesehatan berupa mobil ambulans dan obat-obatan, kemudian dari Sudin kebersihan berupa mobil toilet umum dan dari Sudin Perindustrian dan Energi berupa penerangan (lampu) dan juga dari PMI Jakarta Timur. Salah satu korban kebakaran yang mengungsi, Tuti (40), mengatakan seluruh barang miliknya habis saat kebakaran terjadi.

"Baru habis pulang kerja udah kebakar. Semuanya habis, nggak tau sekarang mau bagaimana saya," ujar wanita tiga anak itu.

Pantauan Kompas.com, di lokasi pengungsian, sekitar pukul 20.00 WIB, ratusan warga tampak sudah menempati empat tenda pengungsian. Anak-anak kecil juga terlihat berada di sekitar lokasi tenda. Banyak dari mereka yang belum mengetahui akan tinggal dimana akibat musibah kebakaran itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan rumah semi permanen di pemukiman padat penduduk RT 12 RW 06, Kampung Jembatan, Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur, habis dilalap si jago merah. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hingga kini belum diketahui pasti penyebab terjadinya kebakaran tersebut.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau