Perampokan

Polisi-Perampok Baku Tembak, Dua Tewas

Kompas.com - 07/08/2012, 08:41 WIB

BEKASI, KOMPAS.com- Dua dari enam perampok akhirnya tewas dalam baku tembak dengan tim polisi dari Kepolisian Resor Kota Bekasi, Selasa (7/8/2012) pukul 02.00. Barang bukti yang disita dari tersangka antara lain tiga pucuk pistol dan dua golok.

Informasi awal dari Kepolisian Daerah Metro Jaya menyebutkan, tim polisi yang melakukan pengejaran terhadap kelompok perampok tersebut adalah Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kota Bekasi Komisaris Besar Taufik Hidayat. Baku tembak antara tim Taufik dan komplotan perampok terjadi di Jalan Raya Caman RT 07/03, Kelurahan Jatibening Baru, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi.

Para pelaku perampokan yang dikejar polisi itu adalah Ali, Budi, Idar, Samsul, Agung Gunawan, dan Zulkarnaen. Dari para pelaku yang akhirnya tewas adalah Idar dan Ali.

Tim polisi yang dipimpin Taufik malam itu memang sedang melaksanakan tugas pengembangan kasus pencurian dengan kekerasan atau perampokan. Dalam tugas pencarian pelaku, polisi menemukan kendaraan yang dicurigai berisi para pelaku perampokan.

Polisi pun memepetkan mobil yang mereka kendarai ke mobil pelaku. Namun mobil pelaku tidak mau berhenti. Polisi lalu mengejar dan akhirnya mobil pelaku menabrak tiang listrik hingga berhenti.

Para pelaku berhamburan ke luar dari mobilnya. Terjadilah baku tembak antara komplotan perampok itu dengan polisi. Akhirnya tim polisi dapat menghentikan perlawanan para pelaku. Dua dari pelaku tewas, yakni Idar dan Ali akibat luka tembak yang didapatnya. 

Keduanya tewas dalam perjalanan ke RSU Bekasi. Barang bukti yang disita adalah 3 pucuk pistol, 2 golok, 1 linggis, dua motor, dua lakban, dan mobil Toyota Xenia B 1955 POJ.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau