DEPOK, KOMPAS.com - Aksi pencurian disertai kekerasan kali ini benar-benar sadis. Korbannya seorang nenek renta berusia 70 tahun bernama Juju Juriah. Dia meninggal dunia setelah dianiaya para perampok pada Senin (6/8/2012) malam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Polda Metro Jaya, Juju ditemukan tak bernyawa di dalam rumahnya di Komplek Pelni Blok I/3, Sukmajaya, Depok pukul 21.00 WIB tadi malam. Di tubuh nenek malang itu, polisi menemukan banyak luka lebam.
Jasad Juju ditemukan oleh anak pertamanya, yang baru saja pulang dari Bandung. Ketika masuk ke dalam rumah, sang anak mendapati Juju tergeletak di kamarnya yang ada di lantai dua.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Polsektro Sukmajaya, Juju diduga menjadi korban perampokan. Pasalnya, anak kedua korban, yakni Lukman, menyadari bahwa uang milik ibunya yang dimasukkan ke dalam amplop di dalam laci hilang.
Kondisi rumah korban juga terlihat acak-acakan, terutama di bagian kamar. Dugaannya aksi perampokan ini dikuatkan dengan keterangan tetangga korban yang melihat ada dua orang laki-laki keluar masuk rumah korban dengan gerak-gerik yang mencurigakan. Akibat peristiwa ini korban mengalami luka lebam di bagian wajah diduga akibat pukulan benda tumpul. Pada lengan korban juga terdapat luka diduga karena korban sempat melawan. Jenazah korban sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan otopsi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang