Diduga Dirampok, Nenek 70 Tahun Tewas di Depok

Kompas.com - 07/08/2012, 09:59 WIB

DEPOK, KOMPAS.com - Aksi pencurian disertai kekerasan kali ini benar-benar sadis. Korbannya seorang nenek renta berusia 70 tahun bernama Juju Juriah. Dia meninggal dunia setelah dianiaya para perampok pada Senin (6/8/2012) malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Polda Metro Jaya, Juju ditemukan tak bernyawa di dalam rumahnya di Komplek Pelni Blok I/3, Sukmajaya, Depok pukul 21.00 WIB tadi malam. Di tubuh nenek malang itu, polisi menemukan banyak luka lebam.

Jasad Juju ditemukan oleh anak pertamanya, yang baru saja pulang dari Bandung. Ketika masuk ke dalam rumah, sang anak mendapati Juju tergeletak di kamarnya yang ada di lantai dua.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Polsektro Sukmajaya, Juju diduga menjadi korban perampokan. Pasalnya, anak kedua korban, yakni Lukman, menyadari bahwa uang milik ibunya yang dimasukkan ke dalam amplop di dalam laci hilang.

Kondisi rumah korban juga terlihat acak-acakan, terutama di bagian kamar. Dugaannya aksi perampokan ini dikuatkan dengan keterangan tetangga korban yang melihat ada dua orang laki-laki keluar masuk rumah korban dengan gerak-gerik yang mencurigakan. Akibat peristiwa ini korban mengalami luka lebam di bagian wajah diduga akibat pukulan benda tumpul. Pada lengan korban juga terdapat luka diduga karena korban sempat melawan. Jenazah korban sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan otopsi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau