JAKARTA, KOMPAS.com - Peluang investasi di pasar rumah mewah di Jakarta rupanya masih menjanjikan. Berdasarkan riset perusahaan properti Jones Lang LaSalle, sepanjang kuartal dua 2012 lalu, harga properti residensial mewah di Jakarta naik paling tajam ketimbang properti serupa di kota besar lain di Asia.
Berdasarkan riset indeks residensial yang dirilis Senin (6/8/2012), Jones Lang LaSalle mencatat harga properti residensial mewah di Jakarta pada kuartal dua 2012 naik 19,2% dari harga di periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara bila dibandingkan dengan harga di kuartal satu lalu, tercatat kenaikan sebesar 7,9%. Bandingkan dengan harga properti di Manila, yang hanya naik 10,5% dibanding kuartal dua 2011.
Sementara itu, jika dibandingkan kuartal satu 2012, harga properti rumah mewah di ibukota Filipina tersebut hanya naik 0,5%. Sekadar catatan, properti mewah yang dimaksud di sini termasuk apartemen serta kondominium.
Pihak Jones Lang LaSalle menyatakan, prestasi Jakarta ini membuat pasar properti rumah mewah di Jakarta mendapat predikat outperformed ketimbang properti rumah mewah di kota besar lain di Asia.
"Jakarta tampaknya akan terus mencatatkan pertumbuhan harga kuat sepanjang 2012 karena permintaan lokal yang solid," sebut pihak Jones Lang dalam risetnya.
Sekadar catatan, riset tersebut juga menunjukkan harga properti residensial mewah di Hong Kong relatif stabil. Sementara harga properti residensial mewah di Beijing dan Singapura terus turun. Penurunan harga properti di Singapura bahkan mencapai 8% dibanding kuartal dua 2011. (Harris Hadinata)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang