Polisi Sita Tiga Senpi dari Komplotan Perampok di Bekasi

Kompas.com - 07/08/2012, 15:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua dari enam orang komplotan perampok ditembak hingga tewas dalam aksi pengejaran pelaku yang Reskrim Polresta Bekasi Kota. Dari para pelaku, polisi berhasil menyita tiga pucuk senjata api (senpi) jenis FN.

"Ada tiga pucuk senjata api jenis FN yang disita polisi dari kawanan pelaku," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (7/8/2012).

Selain menyita senjata api, polisi juga menemukan 3 bilah golok, 1 buah linggis, 1 unit sepeda motor Yamaha Mio merah, 1 unit sepeda motor Yamaha Vega, 2 buah lakban, dan 1 unit mobil Toyota Avanza silver.

Rikwanto menuturkan, peristiwa ini bermula dari penangkapan yang dilakukan Polresta Bekasi Kota pada Selasa dini hari pukul 01.45 WIB di Jalan Raya Jatibening, Pondok Gede, Jakarta Timur. Polisi menemukan kendaraan yang dicurigai sebagai pelaku kejahatan.

Petugas kemudian memepet mobil tersebut, namun mobil tidak mau berhenti sehingga petugas berusaha mengejar. Polisi dan pelaku sempat kejar-kejaran sampai ke Jalan Raya Caman RT 07/03, Kelurahan Jatibening Baru, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi.

Di sana, mobil pelaku menabrak tiang listrik hingga berhenti. Para pelaku berhamburan ke luar dari mobilnya. Terjadilah baku tembak antara komplotan perampok itu dengan polisi.

Akhirnya tim polisi dapat menghentikan perlawanan para pelaku. Dua dari pelaku tewas, yakni Idar dan Ali akibat luka tembak yang didapatnya. Kedua pelaku tewas dalam perjalanan ke RSU Bekasi. Sedangkan pelaku yang berhasil diringkus bernama Budi, Samsul, Agung Gunawan dan Zulkarnain.

"Saat ini masih dikembangkan untuk melakukan penangkapan 4 pelaku lain yang merupakan kelompok tersebut," pungkas Rikwanto.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau