Mata-mata Pangkalan Militer AS Ditangkap

Kompas.com - 07/08/2012, 23:43 WIB

KARLSRUHE, KOMPAS.com - Polisi Jerman menahan seorang pekerja sipil Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), karena dicurigai melakukan kegiatan mata-mata atas pangkalan Udara militer AS di Ramstein, di Jerman bagian barat.

Kantor Jaksa federal di Karlsruhe, kota di baratdaya Jerman, Selasa (7/8/2012) ini, sebagaimana dikutip kantor berita AFP, menyebutkan, seorang pekerja sipil warga Jerman berusia 60 tahun yang diidentifikan sebagai Manfred K, diyakni telah mencuri "rahasia negara". Rahasia itu akan diberikan kepada pihak ketiga yang tidak semestinya.

"Dia diyakini telah menghimpun data secara ilegal, sebagai seorang pekerja sipil NATO. Data ini masuk dalam data rahasia miliknya sebagai pekerja sipil pada angkatan bersenjata AS," ujar jaksa penuntut dalam pernyataannya.

Hanya saja, data menyangkut rahasia pangkalan udara militer AS Ramstein itu, kemudian dikopi dalam komputer pribadinya.

Tindakan ini dicurigai akan dipakai, untuk kemudian diteruskan kepada pihak ketiga yang tidak semestinya. Hakim memerintahkan untuk menahan tersangka, dan penahanan prapengadilan dilakukan hari Senin.

Kantor penyelidikan di Rhineland-Palatinate akan mengawasi proses pembuktian yang sedang berlangsung.

Penyidik akan menyelidikan, terutama berkaitan dengan siapa yang akan menjadi target dari data yang diambil ini, dan kapan akan diambil dan sejauh apa sensitifitas dari data tadi.

Jurubicara NATO, Carmen Romero, menolak berkomentar soal kejadian ini. "NATO tidak berkomentar perihal masalah inteleigen," ujarnya.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau