Iran: Suriah merupakan Mitra Penting

Kompas.com - 08/08/2012, 09:26 WIB

DAMASKUS, KOMPAS.com — Kepala keamanan Iran mengatakan kepada Presiden Bashar al-Assad bahwa Suriah adalah bagian dari aliansi regional penting dan Teheran tidak akan membiarkannya hancur. Dalam pembicaraan di Damaskus, Saeed Jalili mengatakan, Suriah adalah bagian inti dari "poros perlawanan."

Pernyataan itu datang satu hari sesudah Perdana Menteri Suriah Riad Hijab membelot pada oposisi.

Televisi Suriah menunjukkan Presiden Assad menyapa Jalili dalam penampilan televisi pertamanya dalam dua pekan.

Presiden Assad terakhir muncul di televisi pemerintah pada 22 Juli, empat hari setelah bom menewaskan empat kepala keamanan di Damaskus, yang menggiring spekulasi mengenai kesehatan dan keberadaannya.

Televisi pemerintah mengatakan, Assad menyampaikan kepada Jalili mengenai "tekad rakyat dan Pemerintah Suriah untuk membersihkan negara dari teroris dan bertempur melawan teroris tanpa ampun." Ia mengatakan, Suriah "akan terus berada di jalur dialog nasional" dan bahwa negara itu "mampu melumpuhkan konspirasi asing."

Jalili mengatakan, "Iran tidak akan membiarkan poros perlawanan ini, di mana Suriah ada bagian inti, dihancurkan dengan cara apa pun."

Wartawan BBC mengatakan, "poros perlawanan" merujuk pada Iran, Suriah, Hezbollah di Lebanon, dan kelompok Hamas Palestina di Gaza.

Iran menuduh Turki dan beberapa negara Teluk mempersenjatai pemberontak Suriah, dan berkolusi bersama Israel serta AS.

Teheran mengatakan, mereka merencanakan pertemuan internasional di Suriah, Kamis.

Iran juga berusaha memastikan pembebasan sekelompok warga Iran yang diculik pemberontak dari sebuah bus akhir pekan lalu.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Ali Akbar Salehi mengadakan sejumlah pembicaraan di ibu kota Turki, Ankara.

Dalam surat yang dipublikasikan Selasa malam, Salehi meminta PBB membantu pembebasan para sandera.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau