Kebakaran karet tengsin

Posko Parpol Tebar Pesona di Lokasi Kebakaran

Kompas.com - 08/08/2012, 13:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Posko-posko bantuan peduli korban kebakaran di Karet Tengsin mulai banyak bermunculan. Menurut pantauan hari ini, Rabu, (8/8/2012), sudah ada dua partai politik yang mendirikan posko di sana, yaitu Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Uniknya, Posko PAN dengan PDIP berdiri bersebelahan.

Selain itu, di Posko PAN, tampak dipasang bendera pasangan calon Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli. Sedangkan di Posko PDIP, dipasang bendera pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama. Warna biru mendominasi Posko PAN. Posko tersebut berasal dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN Tanah Abang.

Di dalam posko tersebut tampak tiga orang petugas dan beberapa dus mie instan dan bertumpuk-tumpuk baju bekas. Selain bendera PAN dan bendera pasangan Foke-Nara, di posko itu juga dipasang bendera Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi) dan bendera Forum Betawi Rempug (FBR).

Sementara itu, warna merah dan motif kotak-kotak mendominasi Posko PDIP. Posko itu diberi nama Baguna (Badan Penanggulangan Bencana). Di dalamnya terdapat beberapa dus air mineral, dus biskuit bayi, dan beberapa perlengkapan masak.

"Ini murni inisiatif dari kami, relawan Jokowi-Ahok dan juga gabungan relawan PDIP," ujar Sumarno, Koordinator Posko PDIP, di Karet Tengsin, Jakarta, Rabu, (8/8/2012).

Selain dua posko parpol tersebut, ada juga Posko Front Pembela Islam (FPI), Posko Bank Rakyat Indonesia (BRI), Posko Pos Keadilan Peduli Ummat (PKPU), Posko Palang Merah Indonesia (PMI), Posko Al-Azhar, dan sebagainya.

Menurut pantauan Kompas.com, di posko-posko tersebut lebih banyak para petugas yang bekerja didalamnya ketimbang pengungsi yang mendatangi posko itu. Tampak pengungsi jauh lebih berminat mendatangi posko kesehatan gratis yang diadakan oleh kecamatan setempat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau