2,5 Juta Motor Akan Melintas Saat Arus Mudik

Kompas.com - 08/08/2012, 21:19 WIB

PURWAKARTA, KOMPAS.com — Jumlah sepeda motor yang digunakan oleh pemudik menjelang/setelah Lebaran diprediksi mencapai 2.514.634 kendaraan. Jumlah ini meningkat 6,16 persen dibandingkan dengan tahun 2011 yang jumlahnya 2.368.720 unit.

 

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Direktorat Jalan Perhubungan Darat, Departemen Perhubungan, Sugihardjo, mengatakan hal ini saat rapat kesiapan arus mudik/balik Lebaran dengan Komisi V DPR, di Pos Pengamanan Cikopo, Gerbang Tol Cikampek, Purwakarta, Rabu (8/8/2012).

Selain motor, jumlah mobil yang digunakan oleh pemudik diprediksi meningkat 5,60 persen menjadi 1.605.299 kendaraan dari tahun 2011 yang jumlahnya 1.520.150 unit.  

Meningkatnya jumlah pemudik dengan sepeda motor itu menimbulkan kekhawatiran karena rawan mengalami kecelakaan. Selain itu, sepeda motor memang tidak dirancang untuk perjalanan jarak jauh. "Kami mengimbau masyarakat tidak mudik dengan sepeda motor," tambahnya.  

Upaya lain yang dilakukan agar masyarakat pulang ke kampung halaman tidak dengan motor adalah mengangkut sepeda motor dengan sarana lain secara gratis. Ini dilakukan pemerintah dengan menggunakan kapal milik TNI AL, yakni KRI Banda Aceh tujuan Jakarta-Semarang sebanyak 1.000 unit.

Kemudian, ada pula truk-truk yang akan mengangkut 200 motor tujuan Solo dan Purwokerto dan truk-truk yang mengangkut 1.100 motor ke berbagai tujuan yang dibuat oleh Astra Honda Motor.

Pemerintah juga berupaya menyediakan jalur khusus sepeda motor pada ruas Karawang-Ciasem di Jawa Barat untuk mengurangi kepadatan arus di simpang Jomin, Purwakarta, yang menuju ke arah jalan pantai utara (pantura).

Selain itu, pemerintah menyediakan tempat peristirahatan di sepanjang jalur mudik. Jembatan-jembatan timbang akan dijadikan tempat peristirahatan, selain tempat-tempat peristirahatan yang dibuat oleh pihak swasta.     

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau