Trailer Film Obama Tak Bermuatan Politis

Kompas.com - 09/08/2012, 15:31 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com--Studio Hollywood pekan ini meluncurkan trailer sebuah film yang mendramatisasi perburuan Osama bin Laden, namun penulis skenario film tersebut menyatakan trailer itu tidak dimaksudkan untuk mendongkrak kampanye Presiden Barack Obama.

Obama adalah memerintahkan serangan komando Mei 2011 dan menyebabkan bin Laden tewas pada saat itu.

Awal tahun ini, perwakilan AS Peter King, dari Partai Republik yang mengetuai komite Parlemen Keamanan Negara, mengatakan pembuat film itu menceritakan sebuah peristiwa besar yakni  tentang salah satu operasi paling rahasia dalam sejarah Amerika."

King mengungkapkan keprihatinannya tentang keterlibatan "lembaga pelobi Partai Demokrat" dalam akses "percaloan" untuk pembuat film bagi pejabat-pejabat tinggi.

Namun penulis naskah Mark Boal mengatakan film itu merupakan sebuah film non politik yang memperlihatkan aksi operasi rahasia yang memburu bin Laden dan bahkan membunuhnya. Obama bahkan bukan karakter dalam film tersebut, katanya.

Sony Pictures mengatakan trailer film yang berjudul "Zero Dark Thirty" itu, diluncurkan pada Selasa (7/8) lalu. Studio tersebut mengunggah trailer yang berdurasi satu menit 15 detik itu di Youtube.

Trailer itu berpotensi memunculkan kontroversi karena dokumen resmi yang diluncurkan oleh pemerintah tahun ini kepada sebuah kelompok konservatif menunjukkan bahwa Boal dan sutradara film Kathryn Bigelow diberikan pengarahan singkat tentang latar belakang operasi atas bin Laden itu oleh Gedung Putih, Pentagon dan pejabat CIA.

Baik CIA dan Pentagon mengatakan saat itu bahwa interaksi mereka dengan pembuat film yang memenangkan piala Oscar untuk filmnya "The Hurt Locker" itu, merupakan rutinitas dan sebuah hal yang normal.

Kontroversi politik mencuat ketika kolumnis New York Times Maureed Dowd melaporkan tahun lalu bahwa Gedung Putih mengandalkan film itu untuk melawan reputasi atas Obama yang dianggap tidak efektif.

Dowd melaporkan film itu dijadwalkan akan ditayangkan pada 12 Oktober, sekitar tiga minggu sebelum pemilihan presiden November mendatang.

Setelah kolomnya diterbitkan, namun, laporan media menyebutkan rilis film itu ditunda hingga Desember.

Melalui sebuah email kepada Reuters, Rabu, Boal mengkonfirmasi bahwa film itu dijadwalkan tayang pada Desember. Ia mengatakan film itu saat ini sedang dalam proses pasca-produksi.

Ia mengatakan tidak ada ada maksud politik baik tentang film itu sendiri ataupun waktu peluncurannya. "Film ini bukan agenda politik," kata Boal.

"Prasangka itu adalah dari orang-orang yang tidak tahu tentang film tersebut. Ini adalah tentang operasi hitam yang mengangkat tentang perburuan rahasia UBL (bin Laden). Ini bukan tentang presiden."

"Tidak ada aktor yang memerankan Obama di film kami," tambahnya.

Jaminan dari penulis skenario itu sepertinya tidak membungkam kritik kepada Obama. Tom Fitton, presiden Pengawas Peradilan, kelompok konservatif yang meminta dan memperoleh catatan tentang hal-hal yang berhubungan antara pembuat film dengan pejabat administrasi, mengatakan ia menginginkan informasi lebih lanjut.

"Trailer itu tentunya untuk menggaet banyak penggemar dalam kampanye Obama. Sensasi film itu sebelum Hari Pemilihan membuat semuanya menjadi lebih penting untuk mendapatka kebenaran yang seutuhnya tentang rahasia dan akses yang tidak tepat yang diberikan oleh administrasi Obama kepada pembuat film tersebut," kata Fitton.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau