Operasi Ketupat Jaya Mulai Digelar Besok

Kompas.com - 09/08/2012, 15:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Metro Jaya akan mulai melakukan Operasi Katupat Jaya 2012 besok, Jumat (10/8/2012). Pelaksanaan operasi itu akan dilakukan selama 16 hari untuk mengamankan perisiapan perayaan Idul Fitri, arus mudik, hingga arus balik berakhir.

"Polda Metro Jaya menggelar Operasi Ketupat Jaya 2012 yang dilaksanakan selama 16 hari terhitung dari H-9 sampai dengan H+6," ungkap Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, Kamis (9/8/2012), di Mapolda Metro Jaya.

Di dalam operasi tersebut, Polda mengerahkan 8.000 personel yang terdiri dari 3.276 personel Polda dan 4.724 personel dari jajaran Polres.

Adapun sasaran operasi ini antara lain, tempat terminal bus, stasiun kereta api, bandara, pelabuhan, tempat rekreasi, dan pusat perbelanjaan. Kemudian, tempat ibadah umat Islam masjid dan lapangan yang digunakan untuk shalat Idul Fitri serta pemukiman dan rumah-rumah yang ditinggal penghuninya untuk mudik.

"Untuk sasaran kegiatannya yang masuk dalam operasi ini antara lain, takbir keliling, shalat Idul Fitri, pembagian zakat, belanja keperluan lebaran, mudik atau balik, rekreasi dan wisata," ungkap Rikwanto.

Selain melakukan kegiatan pengamanan, aparat kepolisian juga mulai melakukan pendeteksian terhadap keberadaan calo tiket dan tempat-tempat penjualan petasan yang dinilai meresahkan warga.

Rencananya, apel gelar pasukan Operasi Ketupat Jaya 2012 akan dilakukan esok hari, Jumat (10/8/2012) di Lapangan Monas, Jakarta Pusat.

Apel gelar pasukan akan dihadiri Kapolri Jenderal Timur Pradopo, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Untung Suharsono Rajab, Kementerian Perhubungan, dan jajaran Polres.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau