Angkutan lebaran

DPR Menilai PT KAI Tak Siap

Kompas.com - 09/08/2012, 16:31 WIB

CIREBON, KOMPAS.com — PT Kereta Api Indonesia (Persero) dinilai belum siap menghadapi arus mudik kali ini.

Hal itu dikemukakan Ketua Rombongan Komisi V DPR Nusyirwan Soejono saat berkunjung ke Stasiun Cirebon, Jawa Barat, Kamis (9/8/2012).

Rombongan anggota Komisi V DPR sebelumnya meninjau kelancaran dan kesiapan jalur pantura Jawa, sejak Rabu (8/8/2012). Dalam kunjungan ke Stasiun Cirebon, anggota DPR antara lain menyoroti soal tarif kereta api yang harganya naik dari harga normal.

Direktur Sarana PT KAI Rono Pradipto mengatakan, tidak ada kenaikan yang signifikan atau melebihi batas dalam harga tiket Lebaran.

"Kami tetap menggunakan batas atas dan batas bawah untuk tarif kereta api Lebaran," katanya.

Namun, ketika anggota DPR menanyakan lebih detail berapa tarif batas atas dan batas bawah itu, Rono tidak menjawab dengan jelas.

"Dari segi laporan, kami belum memperoleh gambaran lengkap, paparan dan presentasi tadi masih kabur," kata Nusyirwan.

Dalam pertemuan itu, PT KAI memberikan pelayanan tambahan kepada pengguna dalam masa Lebaran ini. Salah satunya ialah pengadaan customer service area di stasiun dan customer service on train di atas kereta api.

"Tujuannya agar segala keperluan pengguna kereta api bisa terlayani, antara lain untuk membangunkan pemudik saat akan tiba di stasiun tujuan atau memberikan informasi soal wilayah yang akan ditujunya," kata Rono.

Setelah mendengar laporan dari PT KAI, rombongan anggota DPR itu melanjutkan perjalanan ke Stasiun Semarang Tawang dengan menggunakan kereta api. Kunjungan kerja itu dijadwalkan sampai dengan 10 Agustus 2012.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau