Selama Arus Mudik, 111 Pos Pengamanan Didirikan

Kompas.com - 09/08/2012, 16:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Metro Jaya akan menggelar operasi Ketupat Jaya mulai besok, Jumat (10/8/2012) hingga 16 hari ke depan.

Selama pelaksanaan operasi itu, akan didirikan 111 pos pengamanan (pospam) untuk memantau pelaksanaan arus mudik hingga arus balik.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, Kamis (9/8/2012), di Mapolda Metro Jaya.

"Untuk operasi Ketupat Jaya akan ada 111 pospam yang akan diletakkan di perbatasan Banten-DKI dan Jawa Barat-DKI," tutur Rikwanto.

Pospam di perbatasan Banten-Jakarta terletak di Citra Raya, Tangerang sementara di perbatasan Jawa Barat-Jakarta terletak di Kedung Waringin, Bekasi. Di kedua pos tersebut, polisi juga akan melakukan pengecekan bagi pemudik motor yang kapasitasnya berlebih.

Pospam juga akan ditempatkan di terminal bus 4 lokasi, stasiun kereta api 6 lokasi, bandara 2 lokasi, pelabuhan 1 lokasi, dan tempat rekreasi 3 lokasi. Contohnya yakni di Stasiun Senen, Pelabuhan Tanjung Priok, Stasiun Gambir, Stasiun Jatinegara, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Kalideres, Terminal Lebak Bulus, Terminal Pulo Gadung, Bandara Soekarno-Hatta, TMII, Taman Margasatwa Ragunan, dan Ancol.

"Selain itu kami juga tempatkan pos-pos serupa di titik arus mudik, dan jalan protokol," kata Rikwanto.

Di pospam itu, aparat kepolisian akan bekerja sama dengan perusahaan telekomunikasi dan merek industri kendaraan bermotor untuk memberikan pelayanan service kendaraan atau telelkomunikasi. Adapun, Operasi Ketupat Jaya 2012 dilaksanakan selama 16 hari terhitung dari H-9 sampai dengan H+6 Lebaran.

Di dalam operasi tersebut, Polda mengerahkan 8.000 personil yang teridiri dari 3.276 personil Polda dan 4.724 personil dari jajaran Polres.

Adapun sasaran operasi ini antara lain, tempat terminal bus, stasiun kereta api, bandara, pelabuhan, tempat rekreasi dan pusat perbelanjaan. Kemudian, tempat ibadah umat Islam masjid dan lapangan yang digunakan untuk shalat Idul Fitri serta pemukiman dan rumah-rumah yang ditinggal penghuninya untuk mudik.

Untuk sasaran kegiatannya yang masuk dalam operasi ini antara lain, takbir keliling, shalat Idul Fitri, pembagian zakat, belanja keperluan lebaran, mudik atau balik, rekreasi, dan wisata.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau