Saat Dirancang, Galaxy S Diarahkan Mirip iPhone

Kompas.com - 10/08/2012, 08:30 WIB

KOMPAS.com Apple berhasil mengajukan dokumen internal Samsung setebal 132 halaman sebagai bukti di pengadilan sengketa paten kedua perusahaan tersebut pada Selasa (7/8/2012).

Dokumen laporan itu berisi penjelasan hasil evaluasi perbandingan smartphone Galaxy S milik Samsung dengan iPhone dari Apple.

Seperti tertuang di laporan yang diterjemahkan dari bahasa Korea tersebut, pada 2010 Samsung membandingkan tiap elemen Galaxy S dengan iPhone, mulai dari tampilan layar awal (homescreen), browser, hingga aplikasi bawaan.

allthingsd.com



Sebuah rekomendasi diberikan pada tiap perbandingan untuk membuat Galaxy S menjadi lebih baik dengan memakai iPhone sebagai acuan. Pada kebanyakan kasus, rekomendasinya adalah "buat agar mirip iPhone".

Dengan kata lain, laporan hasil evaluasi internal Samsung tersebut menyimpulkan bahwa Galaxy bisa dibuat lebih baik asalkan mirip dengan iPhone dan memiliki tampilan antarmuka pengguna (user interface) yang mirip pula.

Bukti ini dijadikan pendukung oleh Apple yang menuduh Samsung telah meniru iPhone.

Akan tetapi, untuk memenangkan kasus, Apple bukan hanya perlu membuktikan bahwa Samsung telah meniru iPhone. Apple juga harus bisa membuktikan bahwa pabrikan asal Korea itu telah melanggar paten desain dan utilitas atau paten tentang elemen desain spesifik dari iPhone dan iPad.

Paten tentang hal terakhir ini dikenal dengan istilah hukum "trade dress".

Di sisi lain, seorang juru bicara Samsung mengatakan bahwa dokumen laporan evaluasi itu tidak berakibat fatal bagi upaya hukum Samsung melawan tuduhan Apple.

" Samsung mengevaluasi produk-produk dari banyak perusahaan lain," ujar juru bicara itu, seperi dikutip oleh All Things Digital.

Dia melanjutkan bahwa analisa perbandingan produk itu adalah hal rutin yang banyak dilakukan perusahaan-perusahaan di berbagai industri, termasuk oleh Apple sendiri.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau