JAKARTA, KOMPAS.com - Volatilitas tinggi diperkirakan bakal mewarnai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (10/8/2012). Ini terjadi setelah indeks justru naik pada perdagangan kemarin.
Sentimen dari bursa global bervariasi semalam. Indeks Dow Jones industrial average ditutup turun 0,08 persen, S&P500 naik tipis 0,04 persen, dan menguat 0,25 persen. Indeks bursa Eropa sebagian besar menguat. Kemarin IHSG ditutup naik 40 poin (0,98 persen) ke level 4.131,17 dengan jumlah transaksi sebanyak 6,15 juta lot atau setara Rp 4,28 triliun.
Sektor pertanian menjadi satu-satunya sektor yang melemah di tengah kenaikan. Investor Asing tercatat melakukan pembelian bersih di pasar reguler sebesar Rp 661 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli adalah ASII, BBRI, BMRI, UNTR, dan HRUM. Mata uang Rupiah terapresiasi ke Rp 9.478 per dollar AS.
Menurut riset eTrading Securities, kemarin IHSG mengalami kenaikan di mana ternyata IHSG hanya mengalami konsolidasi sesaat saja. Secara teknikal, MACD Histogram berpeluang Golden cross dan faststochastic berhasil keluar dari area jenuh jual, sehingga untuk perdagangan hari ini dan minggu depan, IHSG akan mengalami perdagangan yang cukup menarik dengan peluang volatilitas yang tinggi sehingga perlu diwaspadai setiap perubahan yang sangat cepat dan signifikan.
Adapun trading plan jangka pendek tetap disarankan untuk menghadapi perdagangan dengan volatilitas tinggi. Untuk perdagangan hari ini diperkirakan IHSG akan berada pada rentang 4040 sebagai support dan 4170 sebagai resistance dengan mengalami sentiment bervariasi dan kecenderungan naik. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah ADRO, ASII, dan MAIN.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang