Ribuan PNS Borong Sembako Murah

Kompas.com - 10/08/2012, 09:59 WIB

MADIUN, KOMPAS.com — Ribuan pegawai negeri sipil di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, memadati pasar murah yang digelar di halaman kantor pemda, Jumat (10/8/2012). Mereka berbelanja kebutuhan pokok, seperti beras, gula pasir, minyak goreng, dan mi instan.

Para PNS ini berasal dari berbagai satuan kerja yang ada di lingkup Pemerintah Kabupaten Madiun. Mereka sengaja datang untuk berbelanja kebutuhan Lebaran. Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun Soekardi mengatakan, pasar murah ini sengaja diadakan khusus untuk PNS golongan I dan II. Tujuannya meringankan beban pengeluaran pegawai dengan gaji yang rendah ini. "Ada empat jenis barang yang disubsidi pemerintah sehingga harganya lebih murah. Beras, gula pasir, minyak goreng dan mi instan," ujarnya.

Beras yang di pasar harganya Rp 7.500 per kg dijual Rp 5.500 per kg, sedangkan gula pasir yang harganya Rp 11.600 per kg dijual Rp 9.000 per kg. Selain itu, minyak goreng yang harga pasarnya Rp 11.500 per liter dijual Rp 9.000 per liter. Mi instan Rp 1.200 per bungkus dijual Rp 1.000 per bungkus.

Dalam kegiatan pasar murah ini, Pemkab Madiun menyediakan 5 ton beras, 3 ton gula, 3.500 liter minyak goreng, dan 5.000 bungkus mi instan. PNS di dinas pekerjaan umum, Imam Wahyudi, mengatakan, pasar murah ini sangat membantunya berhemat. Alasannya, dengan harga murah, pengeluaran menjadi lebih kecil. "Sisa uangnya bisa untuk beli kebutuhan lain," ujar pegawai golongan satu ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau