KENDAL, KOMPAS.com -- Jalan Lingkar Weleri dan jalan atas menuju Sukorejo serta Boja, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, diindikasi rawan kejahatan. Untuk itu, Polres Kendal menyiapkan 16 anggota patroli bersepeda motor yang dilengkapi dengan senjata laras panjang. Petugas patorli itu akan diterjunkan mulai nanti malam pukul 00.00 hingga H+7 Lebaran.
Hal itu diungkapkan Kapolres Kendal AKBP Kusdiantoro usai mengikuti upacara gelar pasukan operasi Ketupat Candi 2012 di lapangan Mapolres Kendal, Jumat (10/8). Kusdiantoro menjelaskan, selain menerjunkan petugas patrol, pihaknya juga menyiapkan 15 anggota bersepeda motor untuk mengurai kemacetan di jalur Pantura maupun jalur alternatif.
"Kemacetan di Pantura biasanya berada di pasar tumpah," kata Kusdiantoro.
Selain telah mengidentifikasi daerah rawan kejahatan dan kemacetan, Kusdiantoro menambahkan, pihaknya juga telah mengidentifikasi daerah rawan longsor. Di antaranya di Darupono, Kaliwungu Selatan dan Pegeruyung.
"Beberapa daerah atas rawan longsor. Pemudik yang melewati daerah atas harus hati-hati bila turun hujan," jelasnya.
Untuk pengamanan arus mudik ini, Polres Kendal akan menerjunkan 481 anggotanya dan disebar ke 13 Pospam dan 9 sub pospam. Baik yang ada di jalur Pantura maupun jalur alternatif.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang