Pemudik Mulai Padati Pelabuhan Tanjung Perak

Kompas.com - 10/08/2012, 15:11 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com -- Pelabuhan Tanjung Perak pada H-10 Lebaran mulai dipenuhi pemudik dari luar pulau. Sebagian besar mereka adalah warga Jatim yang bekerja di luar pulau seperti Banjarmasin, Balikpapan, Sampit, Kumai, Batulicin, Makassar, dan Maumere.

Data di Posko mudik PT Pelindo III menyebutkan, kepadatan penumpang di terminal kedatangan Gapura Surya, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mulai tampak sejak dua pekan menjelang Lebaran.

"Pada H-15, kedatangan penumpang mencapai lebih dari 15.071 orang. Di luar pulau, mereka umumnya bekerja sebagai pekerja tambang, dan perkebunan," kata Kepala Humas PT Pelindo III, Edi Priyanto, Jumat (10/8/2012).

Fenomena itu, kata Edy, biasa terjadi setiap tahunnya. Pemudik yang datang banyak terjadi di dua pekan menjelang Lebaran, sementara arus balik juga akan terjadi sekitar sepekan hingga dua pekan setelah Lebaran.

"Data penumpang yang berangkat saat ini masih pada angka lebih dari 2.300 orang," terangnya.

Pihaknya mengaku sudah sangat siap menerima kedatangan para pemudik mulai H-15 lalu. Puluhan petugas gabungan sudah disiapkan di beberapa titik pada hari itu untuk mengamankan dan melayani pemudik selama 24 jam. Jumlah tersebut bisa saja bertambah jika terjadi lonjakan penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak.

Sejumlah fasilitas untuk mendukung kenyamanan pemudik juga sudah disiapkan, seperti tenda tambahan di halaman terminal penumpang. Fasilitas lain yang disiapkan adalah kontainer toilet, tenda kesehatan yang dilengkapi pendingin udara (AC), dan posko gabungan instansi ke pelabuhanan.

"Demi keamanan, kami juga sudah memasang CCTV, alat pemindai bagasi (mesin X-Ray), Walk Trough Metal Detector (WTMD), Hand Held Metal Detector (HHMD), serta menyiagakan aparat keamanan di area terminal penumpang untuk memberikan rasa aman bagi para calon penumpang," pungkasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau