SURABAYA, KOMPAS.com -- Pelabuhan Tanjung Perak pada H-10 Lebaran mulai dipenuhi pemudik dari luar pulau. Sebagian besar mereka adalah warga Jatim yang bekerja di luar pulau seperti Banjarmasin, Balikpapan, Sampit, Kumai, Batulicin, Makassar, dan Maumere.
Data di Posko mudik PT Pelindo III menyebutkan, kepadatan penumpang di terminal kedatangan Gapura Surya, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mulai tampak sejak dua pekan menjelang Lebaran.
"Pada H-15, kedatangan penumpang mencapai lebih dari 15.071 orang. Di luar pulau, mereka umumnya bekerja sebagai pekerja tambang, dan perkebunan," kata Kepala Humas PT Pelindo III, Edi Priyanto, Jumat (10/8/2012).
Fenomena itu, kata Edy, biasa terjadi setiap tahunnya. Pemudik yang datang banyak terjadi di dua pekan menjelang Lebaran, sementara arus balik juga akan terjadi sekitar sepekan hingga dua pekan setelah Lebaran.
"Data penumpang yang berangkat saat ini masih pada angka lebih dari 2.300 orang," terangnya.
Pihaknya mengaku sudah sangat siap menerima kedatangan para pemudik mulai H-15 lalu. Puluhan petugas gabungan sudah disiapkan di beberapa titik pada hari itu untuk mengamankan dan melayani pemudik selama 24 jam. Jumlah tersebut bisa saja bertambah jika terjadi lonjakan penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak.
Sejumlah fasilitas untuk mendukung kenyamanan pemudik juga sudah disiapkan, seperti tenda tambahan di halaman terminal penumpang. Fasilitas lain yang disiapkan adalah kontainer toilet, tenda kesehatan yang dilengkapi pendingin udara (AC), dan posko gabungan instansi ke pelabuhanan.
"Demi keamanan, kami juga sudah memasang CCTV, alat pemindai bagasi (mesin X-Ray), Walk Trough Metal Detector (WTMD), Hand Held Metal Detector (HHMD), serta menyiagakan aparat keamanan di area terminal penumpang untuk memberikan rasa aman bagi para calon penumpang," pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang