Pinterest Buka Layanan untuk Umum

Kompas.com - 10/08/2012, 15:14 WIB

BBC Indonesia Pinterest merupakan situs jejaring sosial yang berkembang pesat.

Layanan jejaring sosial yang berbasis pada gambar Pinterest telah melonggarkan kebijakan, dengan membuka situs untuk umum.

Sebelumnya, seseorang harus diundang terlebih dahulu untuk bisa menjadi anggota dan "meletakkan" (pin) foto online ke situs tersebut.

Diluncurkan pada 2010, Pinterest menjadi situs yang paling cepat berkembang, dengan meraih pengguna sebanyak 10 juta dalam sembilan bulan.

Meski telah berupaya untuk meningkatkan pendapatan, perusahaan belum mengumumkan rencana penjualan.

"Mereka salah satu dari situs besar yang melayani dengan apa yang disebut dengan kolektor sosial, orang yang suka mengumpulkan informasi dari situs," kata analis dari Forrester Research Darika Ahrens.

"Yang harus kita pantau adalah jika mereka mulai mengkomersilkan diri - bagaimana mereka akan melakukannya dan apakah mereka melakukan itu dengan cara yang tidak membuat para pengguna mereka merasa terasing.

"Sejauh ini mereka mencoba sejumlah metode yang berbeda seperti mengunakan tautan komersial yang dapat menghasilkan uang, tetapi mereka sudah berhenti melakukannya."

Masalah hak cipta

Salah satu analis media mengatakan kepada BBC mengatakan bahwa Pinterest memiliki strategi pemasaran dengan cara mengundang pengguna.

"Taktik untuk menggunakan ekslusivitas dalam peluncuran sebuah jejaring sosial, bukan merupakan hal yang baru," kata Rob McNair dari mycleveragency.com.

Fashion dan resep dengan cepat menjadi topik utama di Pinterest, dan jumlah pengguna perempuan lebih banyak di situs ini.

Jumlah pengguna ini meningkat cukup pesat selama setahun terakhir, menurut analis dari perusahaan media digital Comscore.

Data itu menyebutkan, pada Juni lalu, ada sekitar 1,2 juta orang pengguna secara global - setahun kemudian menjadi 31,2 juta.

Pada Februari, perusahaan telah menyatakan kekhawatiranna terhadap hak cipta atas materi yang digunakan oleh pengguna.

Sekarang situs dapat tampak di Pinterest. Dengan itu, situs dapat memblok konten mereka dengan menambahkan kode situs.

Jika seorang pengguna Pinterest mencoba men-share foto atau materi lain ke situs tanpa instruksi "nopin", maka akan muncul pesan: " Situs ini tidak diizinkan untuk ditaruh di Pinterest. Mohon hubungi pemilik. Terimakasih atas kunjungannya!".

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau