ODHA Tetap Ada di Timnas Indonesia

Kompas.com - 10/08/2012, 20:46 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com -- Indonesia memastikan diri untuk berpartisipasi dalam event street soccer internasional, Homeless World Cup 2012 di Meksiko, Oktober mendatang. Seperti partisipasi perdana tahun sebelumnya, pemain yang positif HIV tetap menjadi komposisi tim.

Hal tersebut dipastikan oleh manajer timnas Indonesia, Febby Arhemsyah, dalam acara temu media sembari berbuka puasa di Bandung, Jumat (10/8/2012). Komposisinya adalah empat ODHA (orang dengan HIV/AIDS), satu orang peserta terapi metadon, dan tiga orang dari komunitas miskin kota. Komposisi ini tidak jauh berbeda dengan tim yang berpartisipasi di tahun sebelumnya di Paris, Perancis.

"Kami tetap dengan isu yang kami bawa tahun lalu, meningkatkan kesadaran publik mengenai HIV," kata Febby.

Para pemain timnas street soccer berasal dari berbagai daerah, yakni Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan. Manajer dan Pelatih berasal dari Jawa Barat.

Homeless World Cup merupakan kompetisi street soccer yang sudah berlangsung sejak tahun 2003 di Austria. Salah satu misinya adalah menggunakan sepak bola untuk mempersatukan tunawisma dari seluruh dunia untuk program perbaikan. Sejak partisipasi di Paris tahun 2011, Indonesia membuat kejutan dengan memboyong pemain ODHA dan keluar dengan peringkat keenam, menjadi pendatang baru terbaik dan kapten tim, Ginan Koesmayadi, menjadi pemain terbaik.

Penyelenggaraan tahun 2012 akan dilakukan tanggal 6-14 Oktober. Menurut jadwal, persiapan bakal digelar hingga pertengahan September 2012.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau