Jakarta, Kompas -
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Jumat (10/8), ditutup naik 10 poin (0,25 persen) ke level 4.141,56 dengan jumlah transaksi sebanyak 9,98 juta lot atau setara Rp 3,63 triliun. Sektor pertanian dan pertambangan kembali melemah di tengah kenaikan sektor lain.
Saham-saham unggulan menjadi faktor penguat indeks, seperti BRI, Astra Internasional, Bank Mandiri, Lippo Karawaci dan Unilever. Investor asing kembali masuk ke bursa domestik dengan catatan pembelian bersih senilai Rp 645,5 miliar.
Analis riset PT Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, menyatakan bahwa faktor eksternal yang memengaruhi antara lain klaim tunjangan pengangguran yang turun dan naiknya harga rumah. Ini terjadi di tengah menguatnya spekulasi akan adanya stimulus baru bagi Eropa oleh Bank Sentral Eropa dan bagi Amerika Serikat (AS) sendiri oleh Bank Sentral AS.
Secara khusus, Chief Executive Officer EC-Think Iman Sugema mencermati adanya perubahan perilaku investor domestik berhadapan dengan investor asing. Kini terlihat pelaku pasar dan investor domestik sudah tidak mengekor perilaku pelaku pasar dan investor asing. ”Ketika investor asing memilih melepas portofolionya, investor domestik justru membeli. Ini menarik karena saat indeks turun malah jadi kesempatan beli,” kata Iman.(BEN)