Kedubes Myanmar Kembali Didemo

Kompas.com - 13/08/2012, 17:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Puluhan massa kembali melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Kedutaan Besar Myanmar, di Jalan Agus Salim, Jakarta Pusat, Senin (13/8/2012).

Massa yang melakukan aksi berasal dari beberapa organisasi Islam yang tergabung dalam Koalisi Nusantara untuk Rohingya.

Dalam aksinya, para demonstran membagikan selebaran yang berisi pernyataan sikap serta gambar-gambar atau foto dari korban kekerasan terhadap kaum muslim di Rohingya.

Selain mengecam tragedi kemanusiaan yang terjadi di Rohingya, para demonstran juga mencaci Myanmar.

Pantauan di lokasi, puluhan massa datang dari arah Menteng langsung menuju Kantor Kedutaan Myanmar sekitar pukul 14.30 WIB. Aksi ini membuat lalu lintas dari arah Imam Bonjol menuju Jalan Sabang tersendat.

Aksi unjuk rasa berlangsung tertib. Puluhan aparat Kepolisian dari Satuan Polsek Menteng, Polres Jakarta Pusat, dan Polda Metro Jaya masih berjaga-jaga disekitar lokasi.

"Kami tidak akan anarkis karena kami menghormati kesucian Ramadhan serta kami juga menghargai Kyai kami," kata seorang orator dengan menggunakan pengeras suara.

Rencananya, setelah berorasi di kantor Kedutaan Myanmar, para demonstran akan melanjutkan aksi mereka ke Sekretariat ASEAN. Koalisi Nusantara untuk Rohingya merupakan gabungan dari beberapa Organisasi seperti Majelis Ulama Indonedia (MUI), Front Pembela Islam Indonesia (FPI), Himpunan.Mahasiswa Islam (HMI), serta beberapa komunitas Islam lainnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau