Angkutan lebaran

Inilah Alur Pelayanan Kereta Api di Stasiun

Kompas.com - 13/08/2012, 20:48 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -- Tahun ini PT Kereta Api Indonesia menerapkan sistem boarding pass, sehingga hanya penumpang saja yang diperkenankan masuk ke ruang tunggu dan peron stasiun. Nama penumpang yang tertera pada tiket pun harus sesuai dengan kartu identitas penumpang.

Berikut ini alur pelayanan pemudik di stasiun menggunakan sistem boarding pass:

Pertama, penumpang yang telah memiliki tiket berada di tempat penampungan awal yang terletak di luar stasiun. Di sini calon penumpang masih bercampur dengan orang lain yang bukan penumpang.

Kedua, dari tempat penampungan calon penumpang masuk ke ruang tunggu setelah sebelumnya menunjukkan tiket dan kartu identitas kepada petugas. Petugas akan memberi stempel "sesuai identitas" pada tiket yang nama penumpang pada tiket dan kartu identitasnya sama. Bagi tiket yang dicetak sebelum 1 Juli 2012, tidak diberi stempel "sesuai identitas" melainkan "telah diperiksa". Keduanya sah sebagai tiket kereta.

Ketika masuk ke ruang tunggu inilah sistem boarding pass mulai berlaku. Hanya penumpang yang berhak masuk ke ruang tunggu. Penumpang kereta baru dipersilakan masuk ke ruang tunggu sejam sebelum jadwal keberangkatan kereta. Penumpang kereta yang berbeda secara bergiliran memasuki ruang tunggu.

Ketiga, kereta pun tiba. Penumpang yang sudah berkumpul di ruang tunggu dipersilakan masuk ke ruang peron untuk kemudian menaiki kereta. Secara umum kereta akan berhenti menunggu semua penumpang masuk sekitar 30 menit lamanya sebelum akhirnya berangkat ke tempat tujuan.

Ruang tunggu akan kembali terisi oleh penumpang kereta yang akan berangkat selanjutnya. Demikian alur pelayanan di stasiun berlangsung terus-menerus setiap hari.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau