Seratus Petugas Siaga di Terminal Kalideres

Kompas.com - 13/08/2012, 20:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Demi mengantisipasi tindak kejahatan saat mudik Lebaran, Polres Jakarta Barat telah mengerahkan seratus petugas untuk melakukan penjagaan. Seratus petugas tersebut akan ditempatkan pada titik-titik rawan yang dianggap berbahaya.

"Petugas kita tempatkan di loket, dan jalur bus untuk menjaga keamanan. Selain petugas berseragam, kita juga menempatkan petugas berpakaian preman," kata petugas Polsek Metro Kalideres IPDA Iwan Amirudin di Jakarta, Senin (13/8/2012).

Iwan menambahkan, seratus personel tersebut terdiri dari 23 petugas dari Polda, 42 dari Polsek yang terdiri dari 7 anggota reskrim, 2 dari intelkom, 3 petugas bromob, 9 Polpos, 12 dari Lantas, dan 9 petugas patroli.

Selain Polda dan Polsek, kata Iwan, Polres juga mengerahkan 35 tim untuk perbantuan. Tim ini di antaranya terdiri dari anggota TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan beberapa instansi lain yang berkaitan dengan kebutuhan arus mudik Lebaran.

Menurut Iwan, dalam sehari petugas akan dibentuk dalam tiga tim. Tim tersebut akan disebar untuk menjaga di beberapa titik yang sering terjadi tindak kekerasan atau penipuan.

Kepala Terminal AKAP Kalideres Hengky Sitorus berharap, dengan diperketatnya keamanan di terminal dapat mengurangi tindak kejahatan.

Selain seratus personel yang dikerahkan, terminal Kalideras juga mempersiapkan lima CCTV untuk menunjang sistem keamanan. Satu CCTV ditempatkan dekat pintu penjualan tiket, dua kamera di ruang tunggu penumpang, sebuah kamera di atas pos pemantauan terminal, dan satu kamera di pintu masuk dan keluar terminal.

"Kamera ini untuk pantauan aja, selain di ruangan saya, kita tempatkan satu LCD di ruang tunggu kantor," ungkap Hengky.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau