H-6, Jumlah Pemudik di Pelabuhan Merak Menurun

Kompas.com - 14/08/2012, 14:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Memasuki H-6 Operasi Angkutan Lebaran tahun 2012 ini, Pelabuhan Merak PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menunjukkan data produksi harian pemudik mengalami penurunan, khususnya bila dibanding dengan H-7. Biasanya puncak arus mudik selalu terjadi pada H-3 lebaran.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Danang S Baskoro menjelaskan data pada pukul 08.00WIB sejak tanggal 13 Agustus 2012 hingga pukul 08.00 WIB tanggal 14 Agustus 2012 untuk arus mudik dari Pelabuhan Merak menunjukkan, jumlah pengguna jasa mencapai 41.213 orang. Jumlah ini sedikit menurun bila dibanding dengan jumlah penumpang pada H-7 lebaran yang masih dipadati 44.374 penumpang.

"Data ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yg signifikan dibandingkan dengan dengan H-6 tahun 2011. Hal ini dikarenakan masa libur lebaran yang diprediksi menjadi puncak arus mudik masih akan terjadi pada dua sampai tiga hari ke depan," kata Danang di Jakarta, Selasa (14/8/2012).

Selain itu, ASDP Indonesia Ferry juga menunjukkan data ada 1.756 unit kendaraan roda dua sekitar 2.219 unit, kendaraan kecil 4.059 unit, bus 401 unit, truk 1.699 unit. Sehingga total kendaraan yang melintas pada H-6 lebaran yaitu 7.915 unit. Angka tersebut dicapai dari 92 trip dengan 28 unit kapal dengan kondisi cuaca angin dan gelombang normal.

Danang menambahkan meski puncak arus mudik masih akan terjadi pada dua sampai tiga hari ke depan, tapi pihak ASDP Indonesia Ferry terus menghimbau para pengguna jasa untuk mempersiapkan diri menghadapi arus penyeberangan yang akan mulai ramai dari sore hingga malam nanti.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau