PONTIANAK, KOMPAS.com -- Gabungan Forwarder dan Ekspedisi Indonesia (Gafeksi) Kalimantan Barat meminta instansi terkait untuk segera menertibkan spekulan yang membeli solar di stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU). Selama spekulan belum ditertibkan, bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi terutama solar masih akan menjadi masalah.
Ketua Gafeksi Kalimantan Barat Retno Pramudya mengatakan, penggunaan kartu kendali pembelian solar masih akan dilihat efektivitasnya. Kartu kendali pembelian solar itu dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Pontianak untuk memberi jaminan ketersediaan solar kepada kendaraan angkutan barang dengan membatasi pembelian.
"Persoalan utama ketersediaan solar di Kalimantan Barat itu spekulan. Sampai saat ini, pihak terkait belum mampu memberantasnya. Kami menunggu kesungguhan aparat untuk menindak mereka," kata Retno, Selasa (14/8/2012) di Pontianak.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang