KOMPAS.com - Scott Redding mengakui, kekagumannya terhadap dua bintang MotoGP, Casey Stoner dan Jorge Lorenzo, kian bertambah setelah dia melakukan debutnya dengan Ducati GP12 mesin 1.000 cc di Mugello, Italia, awal bulan ini.
Pebalap muda asal Inggris ini menyelesaikan hampir 130 lap ketika menunggang Desmosedici selama dua hari sesi ujicoba. Momen tersebut dimanfaatkan untuk memperlihatkan bakatnya di depan manajemen senior Ducati.
Redding menunjukkan performa yang mengesankan meskipun sebelumnya dia belum pernah mengendarai sebuah prototype MotoGP, dan belum pernah menggunakan pengereman karbon, ban Bridgestone, atau berpengalaman menggunakan alat bantu yang canggih seperti anti-wheelie dan kontrol traksi.
Nah, pengalaman tersebut tentu saja membuat pebalap berusia 19 tahun dari Gloucestershire ini bangga. Dia mengaku sangat terkesan dengan top speed, akselerasi dan performa pengereman dari mesin prototype 1.000 cc.
Pebalap tim Marc VDS Racing Moto2 ini mengatakan, pengalaman yang sangat mengandalkan mental dan fisik ini membuat dia semakin menghormati juara bertahan MotoGP, Stoner, dan pemimpin klasemen sementara MotoGP 2012, Lorenzo. Pasalnya, kedua pebalap tersebut pasti sangat cepat dan punya mental yang sangat kuat.
"Sekarang saya tahu apa yang mereka lakukan dengan salah satu motor milikku. Para pebalap seperti Stoner dan Lorenzo menjadi spesial dan anda bisa mengetahui bagaimana cepat dan berbakatnya mereka," ujar Redding, yang masih menunggu kemungkinan untuk beralih ke MotoGP pada musim depan.
"Setelah saya menunggang Ducati, saya harus mengakui bahwa saya angkat topi buat mereka. Harus agresif saat mengendarainya dan mengertakkan gigi di setiap tikungan, dan jika anda tidak memberikan 100 persen untuk setiap 0,10 detik lap, maka anda tidak bisa mengendarainya."
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang