BALIKPAPAN, KOMPAS.com-Dari 14 kabupaten/kota di provinsi Kalimantan Timur, selama Agustus 2012 tercatat dua daerah yang indeks kekeringannya dikategorikan ekstrim tinggi, yakni Kota Samarinda (1.851) dan Tanjung Redeb Kabupaten Berau (1.891). Posisi ekstrem tinggi, jika indeks kekeringan daerah, angkanya di atas 1.749.
Secara umum, bisa dikatakan bahwa daerah yang indeks kekeringannya tinggi dan ekstrem, biasanya daerah penambangan batubara, atau lahan gambut. "Ada potensi api tersimpan di dalam tanah yang ketika dipancing, misalnya oleh angin atau cuaca kering, bisa menimbulkan kebakaran," kata Juli Budi Kisworo, Kepala Seksi Observasi dan Informasi Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Balikpapan, Rabu (15/8/2012).
Tingginya Indeks Kekeringan dipicu sejumlah faktor, seperti curah hujan, suhu, dan karakteristik daerah. "Indeks kekeringan yang tinggi menunjukkan tingginya potensi kebakaran di daerah tersebut. Daerah- daerah yang indeks kekeringannya tinggi, terus kami pantai," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang