Ada Kartu Identitas Asli Pemesan, Tiket KA Tak Jadi Hangus

Kompas.com - 15/08/2012, 20:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ribuan tiket dinyatakan hangus karena nama yang tertera di tiket berbeda dengan data di kartu identitas. Namun jika calon penumpang bisa menunjukkan kartu identitas asli di pemesan tiket pada hari keberangkatan, tiket tak jadi hangus.

"Tidak ada istilah revisi nama, tiket itu tetap hangus kalau namanya beda. Tetapi kalau bisa menunjukkan kartu identitas pemesan, tiket tidak jadi hangus," ujar Kepala Humas PT KAI Daops I Mateta Rizalulhaq di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Rabu (15/8/2012).

Namun, menurut Mateta, sistem tersebut hanya berlaku untuk pembelian tiket yang dilakukan setelah 1 Juli 2012.

"Ini masalah kemanusiaan saja, misalnya ada orang sudah beli tiket seharga Rp 700 ribu tetapi karena beli dengan calo akan menjadi hangus. Masa' kita wajibkan dia beli tiket dengan harga sama, kan kita manusiawi juga," imbuhnya.

Sejauh ini, sudah 4.100 tiket mudik yang dibeli di calo dinyatakan hangus. Hal ini disebabkan nama yang tertera di tiket kereta api berbeda dengan identitas orang yang menggunakannya.

Jusuf (28) tahun, seorang calon penumpang KA tujuan Semarang termasuk yang tidak dapat menggunakan tiketnya karena dinyatakan hangus. Jusuf mengaku belum mengetahui peraturan baru yang dikeluarka PT KAI tersebut, sehingga ia memesan tiket pada seorang calo yang tak dikenalnya.

"Aku nggak tau, Mas. Pas tunjukin ke pegawai yang jaga baru aku tau kalau aturannya harus beli sendiri," ungkap Jusuf.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau