JAKARTA, KOMPAS.com - Empat hari menuju Hari Raya Idul Fitri 1433 H, Partai Golkar telah memberangkatkan 1.000 pemudik dari Kantor Pusat DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat.
Dalam pelepasan 1.000 pemudik tersebut, Ketua Umum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie juga memberikan sarung, buku dan amplop yang berisi uang kepada semua pemudik.
"Kami sediakan 20 bus untuk wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur," jelas Ical sapaan akrab Aburizal Bakrie, Kamis (16/8/2012).
Ia menegaskan, acara mudik bareng ini merupakan sebuah santunan amal Partai Golkar dengan Koran Non-Stop untuk membantu para pemudik yang mengalami kesulitan biaya untuk mudik.
Tentunya tidak semua masyarakat bisa dibantu, namun Ical sangat berterima kasih untuk perusahaan-perusahaan, partai-partai, dan lembaga apapun yang juga telah memberikan bantuan untuk mudik bersama secara gratis.
"Semua akomodasi kami tanggung. Jika ada yang menilai ini kampanye itu salah besar. Ini adalah bentuk amal," ujarnya.
Sementara itu, pemudik asal DIY Yogyakarta, Anto, beserta kedua orang tuanya sangat senang dengan adanya acara mudik gratis ini. Ia tidak perlu lagi mengeluarkan biaya apapun, dan prosesnya pun di anggap sangat mudah.
"Kami cuma nempelin kupon mudik di foto kopi KTP, trus dapat tiket, dan tiket itu dipotong kembali, satu buat panitia, satu buat penumpang untuk makan nanti," kata Anto.
Mengenai intervensi politik dalam proses mudik gratis ini, Anto menegaskan dirinya belum sama sekali menemukan hal itu. Semuanya berjalan normal seperti bentuk-bentuk amal lainnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang