Kelab Malam Phuket Terbakar, 4 Turis Tewas

Kompas.com - 17/08/2012, 09:50 WIB

BANGKOK, KOMPAS.com - Kebakaran menimpa sebuah kelab malam yang populer di kalangan wisatawan asing di Thailand, Jumat (17/8/2012) pagi. Empat orang tewas dan 20 orang lainnya terluka dalam peristiwa itu, kata pejabat berwenang.

Staf rumah sakit mengatakan ada sejumlah warga negara asing yang menjadi korban di kelab malam Tiger di Phuket tersebut. Petugas penolong mengeluarkan tubuh-tubuh yang hangus dari puing bangunan yang masih mengeluarkan asap tersebut.

"Terdapat empat korban yang dipastikan meninggal. Kami yakin mereka wisatawan asing, namun kami belum memastikannya," kata wakil gubernur Phuket Chamroen Tipayapongtada.

"Api disebabkan oleh petir yang menyambar sebuah trafo dan api menyebar dengan cepat," imbuhnya.

Petugas rumah sakit mengatakan, korban luka terdiri dari warga Thailand an warga asing. "Kami menerima lebih dari 20 orang yang terluka dalam kebakaran Tiger Pub. Hampir semua mengalami sesak napas," ujar seorang petugas RS.

"Dua orang dalam kondisi kritis karena luka bakar yang parah. Salah satunya warga negara Perancis yang mengalami luka bakar di bagian perut," katanya.

"Empat jenazah korban hangus dan tidak bisa dikenali. Kami bahkan tidak bisa mengetahui jenis kelaminnya," imbuhnya.

Lokasi kejadian menjadi tontonan orang sehingga polisi harus mengusir mereka agar ambulans bisa memasuki lokasi untuk mengevakuasi korban, media lokal melaporkan.

"Lantai 2, tempat asal api, benar-benar habis," kata pejabat provinsi di lokasi.

Keprihatinan tentang pengamanan terhadap api di kelab malam di Thailand muncul ketika terjadi kebakaran hebat di sebuah kelab disko di Bangkok pada 2009. Dalam kejadian itu lebih dari 60 orang tewas, termasuk orang asing. Mereka tengah merayakan tahun baru ketika kebakaran terjadi. Dalam insiden itu ratusan orang berada di Santika Club dan menikmati penampilan sebuah band rock.

Pemilik kelab malam itu dinyatakan lalai dan pengadilan menjatuhkan vonis tiga tahun penjara.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau