JAKARTA, KOMPAS.com — Lagu ciptaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang berjudul "Bersatu dan Maju" turut dinyanyikan pada acara peringatan HUT Ke-67 Kemerdekaan RI di Istana Presiden, Jakarta, Jumat (17/8/2012). Lagu ini pertama kali dinyanyikan pada acara pembukaan dan penutupan SEA Games XVI tahun 2011 di Palembang.
Presiden, yang juga Ketua Dewan Pembina DPP Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Penata Musik Rekaman Indonesia (PAPPRI), menciptakan lagu ini untuk mengajak semua komponen bangsa agar bertekad bersatu dan maju.
Penyanyian lagu ini diiringi tim orkestra yang terdiri dari 66 remaja dan mahasiswa seluruh Indonesia. Lagu ini juga dinyanyikan dengan menggunakan alat musik tradisional, seperti bedug, rebana, kendang, gong, kempul, kendang Bali, kendang Sunda, taganing, ogung, ceng-ceng Bali, dan kecrek Sunda.
Sebelumnya, pada HUT Ke-66 Kemerdekaan RI, lagu ciptaan Presiden yang berjudul "Dari Jakarta ke Oslo untuk Bumi Kita" juga dinyanyikan.
Setelah lagu "Bersatu dan Maju", konduktor Singgih Sanjaya mengaransemen dan memimpin lagu-lagu lainnya, yaitu "Hari Merdeka" ciptaan H Mutahar, "Hymne Kemerdekaan" ciptaan Ibu Sud, serta Medley Nusantara, yang terdiri dari lagu "Sing Sing So" (Sumatera Utara), "Manuk Dadali" (Jawa Barat), "lir-ilir" (Jawa Tengah), "Sapu Tangan Babuncu Ampat" (Kalimantan), "O Inani Keke" (Maluku), "Waninggap" (Papua), serta "Syukur" ciptaan H Mutahar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang