14 Bus AKAP Tidak Laik Jalan di Terminal Kalideres

Kompas.com - 17/08/2012, 15:52 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, kenyamanan, dan keselamatan para pemudik, Dinas Perhubungan sejak H-7 jelang Hari Raya Idul Fitri sudah melakukan uji laik kepada bus-bus yang akan mengangkut para pemudik. Dari pemeriksaan tersebut terdapat 14 bus yang tidak laik jalan.

"Rata-rata kerusakan bus yang tidak layak karena ban yang sudah gundul," kata Kepala Regu Terminal Kalideres, Rudolf Gultom, Jumat (17/8/2012).

Ia mengatakan, bus-bus yang dinyatakan tidak laik jalan itu dikembalikan ke pool untuk lakukan perbaikan. Jika sudah diperbaiki bus-bus tersebut kembali mengikuti tes uji laik kendaraan itu untuk dioperasikan kembali.

Selanjutnya, Kepala Terminal Bus Kaliders Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Hengki Sitorus mengatakan, uji kelaikan ini dilihat dari KIR/ STNK yang masih berlaku, alat pembersih kaca (wiper) yang masih berfungsi, lampu-lampu, sistem kemudi, baut-baut roda, as roda, tabung pemadam, alat pemukul kaca serta emisi gas yang laik.

Mengenai pengemudi yang juga sering kali menjadi pemicu kecelakaan, pihaknya juga mengecek SIM dan bekerja sama dengan dinas kesehatan dan BNN untuk melakukan tes urine.

"Untuk hari ini ada dua bus yang tidak laik, yang satu karena salah satu kacanya retak, dan yang satu STNK-nya mati. Kalau urine baru satu yang terindikasi positif menggunakan ganja, yang lainnya hipertensi," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau