SOLO, KOMPAS.com - Salah satu korban penembakan oleh orang tak dikenal, Jumat (17/8/2012) dini hari tadi, Bripka Endro Margiyanto (45), mendapat perawatan di ruang ICU Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo. Hampir 4 jam lebih setelah peristiwa maut terjadi, Bripka Endro Margiyanto, harus menunggu kadar gulanya turun sebelum dioperasi untuk mengambil proyektil peluru yang bersarang di tubuhnya.
Melihat anggotanya harus terluka saat bertugas, Polresta Solo menegaskan akan membiayai semua perawatan anggota polisi tersebut.
Hal ini dikatakan oleh Kapolresta Solo, Kombes Pol Asdjimain. "Kondisi darah tinggi dan kadar gula naik sehingga mendapat suntikan tiga kali supaya kadar turun dan bisa dilakukan operasi pengambilan peluru yang bersarang di pinggang sebelah kiri. Untuk biaya operasi dan perawatan kedua anggota kita, akan kita tanggung," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang