Gara-gara Juve, Mazzarri Ingin Mundur

Kompas.com - 18/08/2012, 23:45 WIB

NAPLES, KOMPAS.com - Pelatih Napoli Walter Mazzarri masih geram dengan kekalahan yang dinilainya tak adil dari Juventus di Piala Super Italia 2012, Sabtu (11/8/2012).

"Saya ingin mundur. Tindakan kami tak menghadiri selebrasi juara adalah tepat," tandas Mazzarri yang dilansir Football Italia.

"I Partenopei" --sebutan Napoli-- kalah 2-4 dari "Si Nyonya Besar" pekan lalu di Beijing, China. Dalam menit-menit terakhir, Goran Pandev, Juan Camilo, dan termasuk Mazzarri diberi kartu merah dalam laga bertensi tinggi itu.

Laga berskor 2-2 hingga 90 menit dan dengan keunggulan jumlah pemain Juve membuat dua gol tambahan dalam babak perpanjangan waktu.

Sebagai bentuk protes, Napoli memboikot tak datang dalam presentasi trofi Juara Piala Super Italia. Pandev dan Andrea Dossena akhirnya dihukum skorsing dua laga Serie-A.

"Saya ingin mengatakan sesuatu kepada orang-orang yang mengomentari hal yang bukan urusannya, cobalah mereka berada di posisi kami, penderitaan apa yang akan mereka rasakan saat ini," tandas Mazzarri.

Ia berharap Komisi Disiplin Lega Calcio dapat menerima banding Napoli. Namun, Mazzarri mengaku pesimistis, karena wasit menuliskan apa yang Napoli lakukan saat itu dapat mencederai para pengadil pertandingan.

"Benar kami tak hadir dalam upacara penghormatan juara. Kalau tidak, apa yang akan terjadi jika kami bertemu dengan wasit seusai laga, atas segala keputusan yang telah mereka buat? Saya pikir Napoli telah bertindak tepat," lanjutnya lagi.

"Untuk sesaat, saya ingin mundur dan menjauhkan dari panasnya momen itu. Bagaimanapun, pekan ini saya menunggu niat baik Juve dan fans-nya untuk meminta maaf," tegasnya.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau