Tak Lulus UKG, Guru di Tual Terancam Tanpa Tunjangan

Kompas.com - 19/08/2012, 09:37 WIB

AMBON, KOMPAS.com - Di kota Tual, Maluku, guru yang berulang kali tak lulus seleksi uji kompetensi guru (UKG) terancam sanksi. Apa sanksinya?

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tual, Zainuddin Nuhuyanan, mengatakan guru-guru yang tak lulus itu bisa dikenakan sanksi berupa pencabutan dana tunjangan profesi atau dimutasikan menjadi pegawai tata usaha.

"UKG biasanya dilakukan secara serempak di seluruh Indonesia dan bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan dan profesionalitas seorang guru di setiap sekolah," katanya, Sabtu (18/8/2012).

Zainuddin mengatakan guru yang tidak lulus UKG pada kesempatan pertama diberikan kesempatan hingga tiga kali. Jika tak lulus juga sampai kesempatan terakhir, pantas jika guru tersebut dinilai tidak profesional.

"Bila hasil ujiannya tetap jelek dan tidak lulus seleksi, maka tunjangan mereka dapat ditarik ataupun (mereka) dipindahkan ke bagian tata usaha, karena soal ujian kompetensi guru ini berasal dari pemerintah pusat dan berlaku sama di seluruh Indonesia," katanya.

Oleh karena itu, Zainuddin berharap guru bisa termotivasi untuk meningkatkan kualitasnya melalui UKG dan bisa menghargai tunjangan profesi yang diberikan oleh pemerintah.

Sedikitnya 312 guru penerima tunjangan profesi pada lingkup dinas pendidikan Kota Tual telah mengikuti uji kompetensi guru sesuai aturan pemerintah pusat melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional.

Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh pernah menegaskan bahwa hasil UKG tidak akan mempengaruhi tunjangan profesi untuk para guru. UKG, ungkapnya, hanya digunakan untuk memetakan kemampuan para guru.

"Guru yang sudah sertifikasi, tetapi tidak lulus ujian kompetensi tetap akan menerima tunjangannya. Ujian ini hanya untuk memetakan kemampuan guru saja," tuturnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau