Hiburan

Lantai Enam Tunjungan Plasa Mendadak Angker

Kompas.com - 19/08/2012, 15:16 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com- Pada hari Lebaran ini, Minggu (19/8/2012), lantai enam Mal Tunjungan Plasa Surabaya, Jawa Timur, mendadak angker. Belasan "hantu" bergentayangan dan siap menemui para pengunjung mal yang bernyali.

Para hantu itu memang bukan hantu asli, melainkan aktor dari Rumah Hantu Indonesia (RHI). Lebaran ini, RHI membuka wahana rumah hantu di mal tersebut dengan tema "Simpang Hospital".

"Kami buka wahana ini memang untuk menemani masyarakat yang membutuhkan hiburan saat lebaran ini," kata Arie Sungkar, koordinator RHI. Selama wahana dibuka hingga 16 September 2012 mendatang, Arie berharap bisa menarik lebih dari 50.000 pengunjung.

Tema Simpang Hospital ini, kata Arie, diangkat dari legenda pada tahun 1908 yakni Rumah Sakit Simpang ini dahulu ada di pusat Kota Surabaya.

Dengan mengambil tema rumah sakit, maka 16 aktor memerankan hantu seperti suster ngesot, hantu dokter, dan hantu pasien. Dekorasi juga dibuat semirip mungkin dengan suasana rumah sakit itu jaman dulu.

Saat dibuka, wahana ini tampak didatangi para pengunjung yang penasaran. Sesaat sebelum wahana itu dibuka untuk umum, para hantu berkenalan dengan para pengunjung yang sudah antre hendak masuk ke wahana tersebut.

Baik pengunjung dewasa maupun anak-anak memanfaatkan kesempatan itu untuk berfoto bersama. Namun, banyak juga anak-anak yang berlari dan menjerit sekerasnya. Maklum, riasan dan kostum para aktor itu tampak seram.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau