Dorong Wasit, FA Dakwa Pardew

Kompas.com - 21/08/2012, 04:55 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Federasi Sepak Bola Inggris (FA) mendakwa pelatih Newcastle United, Alan Pardew, menyusul tindakannya mendorong hakim garis dalam pertandingan Premier League melawan Tottenham Hotspur, Sabtu (18/8/2012).

Pardew mendorong hakim garis Peter Kirkup pada babak kedua dalam pertandingan yang berakhir 2-1 untuk kemenangan "The Magpies". 

Dia kehilangan kendali emosinya, karena Kirkup tidak memberikan lemparan ke dalam bagi timnya. Wasit Martin Atkinson yang melihat insiden tersebut, langsung mengusir Pardew dari bangku cadangan. Praktis, ia pun harus menyaksikan perjuangan anak asuhnya dari tribun penonton.  

Seusai laga, Pardew menyampaikan permintaan maaf kepada Kirkup. Namun, apologinya sia-sia.  FA tetap mendakwa Pardew bersalah karena dinilai bertindak indisipliner.

"FA, hari ini, mendakwa manajer Newcastle United Alan Pardew atas kesalahannya pada pertandingan melawan Tottenham Hotspur pada 18 Agustus 2012," demikian pernyataan FA, Senin (20/8/2012).

FA memberi kesempatan kepada Pardew untuk merespons dakwaan itu hingga Kamis (23/8/2012) sore waktu Inggris. (FA)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau