Bisakah Berhubungan Seks Selama Kemoterapi?

Kompas.com - 21/08/2012, 09:58 WIB

KOMPAS.com - Efek samping kemoterapi sebagai salah satu metode pengobatan kanker bisa mengorbankan kualitas hubungan suami istri. Termasuk di dalamnya adalah menurunnya aktivitas seksual. Kondisi fisik penderita kanker menurun, sementara psikisnya terganggu seperti mudah marah, tidak percaya diri, dan putus asa.

Timothy J. Moynihan, M.D., seorang ahli Onkologi dari Mayo Clinic mengatakan, pasien dan pasangannya perlu membahas hal itu dengan dokter mereka. Meskipun pada umumnya tidak masalah hubungan seks dilakukan selama proses kemoterapi berlangsung. Anda tetap dapat berhubungan seks selama merasa sanggup melakukannya.

Menurut Timothy, ada beberapa pertimbangan yang penting disimak jika menginginkan berhubungan seks selama masa kemoterapi. Pertama, ketahui jenis kanker apa yang Anda alami. Apabila kanker tersebut mempengaruhi organ kelamin Anda, hubungan seks perlu waktu panjang. Usai prosedur dan terapi, dokter akan merekomendasikan Anda tidak berhubungan seks sampai proses penyembuhan selesai.

Kedua, ketahui apa jenis kemoterapi yang Anda terima. Beberapa jenis  kemoterapi memberi efek perubahan pada lapisan vagina. Jika vagina terluka selama berhubungan seks tentu lebih beresiko. Jenis lainnya, kemoterapi dengan dosis tinggi akan mempengaruhi sistem kekebalan tubuh sampai titik terbawah. Bila demikian, berhubungan seks bukanlah ide baik.

Ketiga, adakah kemungkinan hamil? Menurut Timothy, apabila berhubungan seks berakibat pada kehamilan maka sebaiknya tunda dulu. Kehamilan sangat tidak disarankan selama masa kemoterapi. Efek metode ini berpotensi mempengaruhi perkembangan janin.

Keempat, apakah pasangan Anda siap menerima reaksi alergi yang mungkin saja terjadi selama proses kemoterapi. Meskipun kemungkinannya kecil, secara teori, reaksi dan alergi pada pasangan saat berhubungan seks mungkin terjadi.

Terakhir, ukur kemampuan diri Anda apakah merasa sanggup melakukan hubungan seks. Masa kemoterapi merupakan masa panjang yang menguras tenaga Anda. Kelelahan dipastikan sebagai salah satu efek samping utama. Di saat diri sangat lelah, apakah Anda sanggup menjalani aktivitas seksual bersama pasangan?

Hubungan intim antara suami istri ketika salah satu sedang menjalani kemoterapi tidak melulu diekspresikan lewat hubungan seksual. Ada cara lain untuk tetap mewujudkan kasih sayang melalui tindakan sederhana seperti mencium, memeluk, berkegiatan bersama serta selalu siap berada di sampingnya.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau