Lebaran

16 Kecelakaan di Malang, Satu Tewas

Kompas.com - 21/08/2012, 11:35 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Selama arus mudik Lebaran, sudah tercatat ada 16 kasus kecelakaan yang terjadi di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Dari jumlah tersebut, satu korban meninggal dan 28 orang mengalami luka-luka dan dalam kondisi kritis.

"Sampai saat ini sudah ada 16 kasus kecelakaan selama mudik Lebaran. Dari kasus laka itu, yang banyak adalah roda dua," terang Kanit Laka Polres Malang Ipda Muhammad Fadli Amri saat dihubungi Kompas.com, Selasa (21/8/2012).

Menurut Fadli, kecelakaan itu banyak terjadi pada ruas jalan jalur lintas antar kota, yakni di jalan raya Pujon-Pare, Kepanjen-Blitar, Lawang-Surabaya, dan jalur Turen menuju Kabupaten Lumajang.

Adapun dari hasil olah tempat kejadian perkara, tutur Fadli, kecelakaan disebabkan karena pengguna jalan melaju dengan kecepatan tinggi dan cenderung memilih untuk melaju dengan kendaraan di depannya.

"Ada juga yang diakibatkan kelelahan, mengantuk. Sehingga tabrakan dengan kendaraan di depannya," katanya.

Selain itu, para pengguna jalan juga kurang kehati-hatian selama perjalanan.

"Namun, dari data yang ada, untuk kecelakaan arus mudik tahun ini sudah menurun dibanding arus mudik Lebaran tahun lalu. Semoga tak bertambah banyak lagi," harapnya.

Fadli menambahkan, pihaknya mengimbau para pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan selama berkendaraan.

"Pelan-pelan asal selamat sampai tujuan. Dan berhenti jika mengantuk," katanya.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau