Bentrok di Kabupaten Sigi Kembali Memanas

Kompas.com - 21/08/2012, 16:32 WIB

PALU, KOMPAS.com - Situasi bentrok di Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Selasa (21/8/2012) sore ini kembali memanas. Konsentrasi massa dari Desa Padende dan Desa Balane terlihat bergerak kembali menuju Desa Binangga. Mereka pun terlihat membawa senapan angin, busur dan senjata rakitan tradisional.

"Saya sementara jalan di sawah-sawah ini saya lihat massa sudah bergerak lagi," kata sumber di lapangan yang tidak mau disebutkan namanya. Hingga berita ini ditayangkan, belum diperoleh informasi lanjutan mengenai perkembangan dari pergerakan massa tersebut.

Beberapa jam lalu, situasi di lokasi bentrok sempat berangsur kondusif setelah Komandan Batalyon 711 Raksatama, Mayor Inf Washinton bersama Komandan Koramil 05 Marawola berhasil mengimbau masyarakat dari Desa Porame, Desa Balande, Desa Padende dan Desa Sibedi yang menyerang Desa Binangga kembali ke desanya masing-masing. Namun tak bertahan lama situasi sore ini kembali memanas.

Bentrok antar warga di Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah terjadi, Senin (20/8/2012) dini hari. Awalnya sepele. Seorang pemuda bernama Anto dari Desa Binangga hendak pergi ke desa Beka, namun diadang oleh pemuda bernama Iskandar. Tak senang akan pengadangan itu, Anto kemudian melapor kepada rekannya.

Kemudian Anto dan sejumlah temannya kembali hendak mendatangi desa Beka namun di tengah jalan di hadang oleh pemuda di Desa Padende. Bentrok di sejumlah desa yang sudah mengakar inipun tak terhindarkan. Warga Desa Binangga kemudian melakukan perlawanan terhadap pemuda dari Desa Padende yang mengadang.

Satu rumah di Desa Padende dibakar dan satu rumah lagi dijarah isi rumahnya dan nyaris terbakar. Tak berselang lama, hari itu juga beberapa desa di Kecamatan Marawola bergabung bersama Desa Padende menyerang Desa Binangga. Empat rumah di Desa Bianangga dibakar. Salah satu rumah yang terbakar adalah milik anggota Polsek Marawola. Akibat bentrok itu satu orang tewas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau