JAKARTA, Kompas.com - Suasana di Pantai Festival Ancol, Jakarta Utara, di hari kedua setelah Lebaran, Selasa (21/8/2012), masih sangat ramai. Hingga saat ini berbagai sudut di kawasan wisata pantai masih dipenuhi ribuan masyarakat. Panas terik tidak mengurangi antusiasme masyarakat bermain di tepi pantai.
Menghadapi jumlah pengunjung sekitar 100.000 per hari, manajemen Taman Jaya Ancol tidak kekurangan pasokan air bersih. "Untuk liburan ini kita ada tambahan air sekitar 5.000 liter kubik setiap hari yang dibagi di beberapa titik seperti toilet, restoran dan mushola," jelas Staf Humas Taman Jaya Ancol, Aldhita Prayudi Putra, Selasa (21/8).
Pasokan ait bersih ini disediakan PT Pembangunan Jaya Ancol dengan pengolahan air secara mandiri. Teknologi pengolahan air tersebut dinamakan Seawater Reverse Osmosis (RO). RO ini merupakan teknologi desalinasi air laut menjadi air tawar.
Dengan teknologi ini, mampu menyelesaikan masalah suplai pasokan air saat terjadi lonjakan pengunjung. RO ini dapat memproduksi bahan baku air bersih sebesar 5.000-10.000m3 per hari.
"Penyediaan air bersih sangat terasa mendesak pada masa high season dengan pengunjung yang membludak hingga ratusan ribu seperti saat ini, karena itu kami telah mengantisipasinya," jelas Aldhita.
Untuk mengatasi masalah sampah di Taman Jaya Ancol, manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol juga telah mengambil langkah-langkah antisipasi dengan mengerahkan lebih dari 200 petugas kebersihan dan 20 truk sampah. Menurutnya, sejak pagi tadi hingga pukul 14.15 WIB, pengunjung Taman Jaya Ancol mencapai 102.518 orang.
"Namun saat ini kondisi lalu lintas di dalam Ancol tetap lancar dan terkendali," terang Aldhita.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang