Teman dan Keluarga Datangi Rumah Duka Andre Mamuaya

Kompas.com - 21/08/2012, 19:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Teman dan keluarga almarhum Andre J Mamuaya (42) mulai berdatangan ke rumah duka di Jalan Taman Patra III Nomor 9B, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/8/2012) petang.

Para keluarga dan kerabat hadir untuk mendoakan Director of Corporate Affairs PT Adaro Energy tersebut.

Berdasarkan pengamatan Kompas.com, sejumlah pesohor hadir ke rumah duka, seperti pengusaha Sandiaga Uno, mantan pebulu tangkis Haryanto Arbi, pendidik Arief Rahman, pembawa acara Nico Siahaan, Wakapolri Komisaris Jenderal Nanan Sukarna, dan sejumlah pebasket.

Hingga kini, suasana di rumah duka tampak semakin ramai. Sebuah tenda sedang dipersiapkan petugas di pekarangan rumah duka, sementara jenazah almarhum masih disemayamkan di dalam rumah.

Beberapa kerabat juga tampak masuk ke dalam rumah untuk melakukan pengajian. Simon Pasaribu, salah seorang teman almarhum, mengatakan, rencananya almarhum akan segera dimakamkan esok hari, Kamis (22/8/2012), di pemakaman San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat.

Belum ada pernyataan resmi yang didapat dari pihak keluarga hingga kini. Andre meninggalkan dua anak, yakni Azaria Rafi Mamuaya (9) dan Azel Rasyid Mamuaya (7), serta seorang istri bernama Arini Subianto.

Diberitakan sebelumnya, Andre tewas dalam sebuah kecelakaan hebat di depan Plaza Central, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (21/8/2012), pukul 09.45 WIB.

Sepeda motor balap Ducati B 5555 XS milik Andre menabrak Toyota Innova B 1348 PKP yang hendak masuk ke dalam gedung. Akibat tabrakan itu, tubuh Andre terpental.

Kepala sang penyuka otomotif dan bola basket ini pun membentur pot bunga, akhirnya terkapar di trotoar jalan. Meski sudah dibawa ke Rumah sakit, nyawa Andre tidak tertolong lagi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau