Lebaran

Tiga Wisatawan Tewas di Palabuhanratu

Kompas.com - 22/08/2012, 01:59 WIB

Jakarta, Kompas - Kebahagiaan liburan Idul Fitri 1433 Hijriah, Selasa (21/8), menyisakan duka. Tiga wisatawan asal Pakuwon, Kecamatan Parungkuda, Sukabumi, tewas tenggelam saat berenang di Pantai Cempaka Ratu, Palabuhanratu.

Dua jenazah di antaranya sudah dievakuasi. Namun, satu orang dinyatakan hilang.

Dua wisatawan yang tewas dan sudah dievakuasi adalah Dewi (19) dan Kiki (11), sedangkan yang belum ditemukan adalah Heru (19). Sementara Fahmi (11) dan Desi (15), yang sempat tenggelam, berhasil diselamatkan.

 

”Satu tewas di lokasi bernama Kiki. Dewi tewas di rumah sakit akibat banyak menenggak air laut,” kata Ketua Badan SAR Daerah Sukabumi Okih Fajrie Assidiqie, seperti dikutip Antara.

Data Badan Penyelamat Wisata Tirta Sukabumi, jumlah wisatawan di Palabuhanratu pada hari ketiga Lebaran mencapai 2 juta orang. Mereka datang dari Sukabumi dan Jabodetabek.

Jalan lengang

Sementara itu, meskipun kondisi lalu lintas di ibu kota Jakarta masih lengang, kepadatan justru terjadi di sejumlah obyek wisata. Di Taman Margasatwa Ragunan, misalnya. Sejak pagi hari ribuan pengunjung memadati lokasi tersebut.

”Hari ini kesempatan terakhir libur bareng keluarga karena

Kamis (23/8) sudah masuk kantor,” ujar Sari Pujiastuti, salah seorang pengunjung.

Sementara di Taman Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, pengunjung juga terlihat membeludak. Pada pukul 10.00, puluhan ribu pengunjung sudah datang.

Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, juga dipenuhi pengunjung. Begitu pula di Monumen Nasional.

Di Singkawang, Kalimantan Barat, wisatawan yang mengunjungi Sinka Island cukup besar. Pengelola Sinka Island, Anthony, mengatakan, jumlah pengunjung meningkat menjadi sekitar 20.000 orang pada hari Selasa.

Di Kota Bandung, Jawa Barat, warga masih memadati Taman Lalu Lintas dan Kebun Binatang. Pengunjung di Taman Satwa Taru Jurug, Solo, juga melonjak tajam.

Sejumlah tempat wisata di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, juga diserbu warga. Tempat wisata yang dituju antara lain Pantai Manggar, Pantai Lamaru, dan Kawasan Wisata Pendidikan Lingkungan Hidup.

(CHE/AHA/DMU/PRA/HAN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau