Tjahjo: Copot Kapolresta dan Dandim Solo

Kompas.com - 22/08/2012, 11:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Komisi I DPR RI, Tjahjo Kumolo, mendesak penggantian Kepala Polresta Solo Komisaris Besar Asdjimain dan Komandan Kodim 0735 Solo Letkol Inf Widi Prasetijono. Kedua pemimpin itu dinilai tidak mampu menjaga keamanan di Solo setelah terjadi beberapa kali gangguan keamanan selama Lebaran.

"Sebaiknya Dandim dan Kapolresta-nya diganti. Deteksi dini operasi intelijennya tidak berjalan," kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan tersebut, Rabu (22/8/2012).

Pekan lalu terjadi aksi penembakan dan pelemparan granat di dua Pos Pengamanan Lebaran di Solo, Jawa Tengah. Pada Jumat (17/8/2012), orang tak dikenal menembaki pos pengamanan Lebaran di Pospam 5 Gemblegan Serengan, Solo, dan menyebabkan dua anggota polisi terluka. Mereka mengendarai sepeda motor dan beraksi pada malam hari.

Keesokan harinya terjadi ledakan di pos pengamanan Lebaran di Pospam Gladak. Aksi teror pada Sabtu pukul 23.32 tersebut dilakukan oeh dua orang tak dikenal dengan berboncengan melempar granat ke arah pos pengamanan Lebaran di Bundaran Gladak, Jalan Jenderal Sudirman, Solo.

Tjahjo mengatakan, jika teror seperti itu terus dibiarkan tanpa ada penangkapan, maka dipastikan akan mengganggu stabilitas dan berimplikasi pada politisiasi. Hingga kini, Tjahjo belum melihat ada keterkaitan dua teror itu dengan pertarungan Wali Kota Solo Joko Widodo di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta. "Gelagat dinamika berbagai kelompok mengonsolidasikan diri di Solo. Aparat Polres dan Kodim di Solo harus selalu waspada," kata politisi kelahiran Solo itu.

Sejauh ini polisi belum dapat mengungkap dua teror itu. Untuk mengantisipasi agar teror tak berlanjut, aparat kepolisian diperintahkan menembak pelaku yang membahayakan jiwa orang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau