JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menggelar sidak ke Kantor Wali Kota Jakarta Pusat. Total pegawai Pemkot Jakarta Pusat adalah 801 pegawai.
"Sebanyak 795 pegawai komplet, semuanya hadir, kecuali enam orang masih cuti," kata pria yang akrab disapa Foke ini, di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Tanah Abang, Kamis (23/8/2012).
Dengan melihat tidak adanya pegawai yang membolos di hari pertama PNS aktif bekerja, Foke mengaku puas. Selain itu, Foke juga mengecek sistem informasi online yang dia terima dengan kenyataan yang ada di lapangan.
"Saya sudah memeriksa kelurahan sejak pukul 06.45 WIB pagi tadi. Ada yang cuti satu orang Kelurahan Kampung Bali, Kecamatan Tanah Abang, yang izin satu orang Kelurahan Rawa Sari, Cempaka Putih. Untuk yang lainnya saya kira hampir semuanya komplet, yang cuti satu orang di Johor Baru, satu orang Kelurahan Galur dan di Johor Baru," kata Foke.
Adapun, kata Foke, permohonan cuti itu adalah hak setiap PNS. "Sah mengajukan sejak awal tahun. Namun, saya mengimbau untuk tidak menambah jumlah cuti sehingga pelayanan terganggu," kata Foke.
Dalam sidak itu, Foke didampingi oleh Sekretaris Daerah DKI Jakarta Fadjar Pandjaitan dan Kepala BKD DKI Jakarta Budihastuti. Sementara bagi para PNS yang ketahuan bolos di hari pertama bekerja, Foke mengingatkan akan ada sanksi yang berlaku.
"Ada presensi, nanti kumulatif dikumpulkan. Kalau sudah melampaui persyaratan tertentu, akan mendapat teguran tertulis dan teguran. Bahkan, dapat menunda promosi kenaikan pangkat atau gaji yang tertunda," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang