624 PNS di Jakarta Barat Tidak Masuk Kerja

Kompas.com - 24/08/2012, 00:52 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wilayah kerja Kota Administrasi Jakarta Barat, hingga Kamis sore mencatat sedikitnya 624 pegawai negeri sipil atau sekitar 15 persen tidak masuk pada hari pertama kerja setelah libur Lebaran dengan berbagai alasan.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Seksi Humas Walikota Jakarta Barat, Yusman Busono, Kamis, 23 Agustus 2012 yang mencatat dari berbagai kantor administrasi wilayah Jakarta Barat.

"Jumlah total pegawai negeri sipil di Kota Administrasi Jakarta Barat sebanyak  4.195 orang," kata Yusmon.

Yusmon memaparkan, dari 624 total karyawan yang tidak hadir, sebanyak 59 orang beralasan sakit, 26 orang izin, 154 orang cuti, 16 orang sedang menjalani pendidikan, 247 sedang melakukan tugas luar, dan terlambat sebanyak 122 orang.

Mengenai sanksi bagi para pegawai yang tidak masuk kerja usai lebaran, Walikota Jakarta Barat, Burhanuddin menyatakan akan menunda kenaikan pangkat, pemotongan Tunjangan Kinerja Daerah dan remunerasi.

Sebelumnya, di lingkungan kerja kantor Walikota Jakarta Barat sendiri hampir 20 persen pegawainya tidak hadir dan kebanyakan rata-rata mereka beralasan izin cuti.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau