Arus balik

Arus Balik via Kendal Dialihkan ke Lingkar Kaliwungu

Kompas.com - 24/08/2012, 20:58 WIB

KENDAL, KOMPAS.com -- Kendaraan pebalik yang datang dari arah Semarang, mulai Jumat (24/8) petang, tidak boleh masuk kota Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah. Kendaraan dialihkan lewat jalan Lingkar Kaliwungu. Pasalnya, mulai Jumat sore ini, tradisi Syawalan di Kaliwungu sudah dimulai. Syawalan di Kaliwungu akan berakhir Minggu (26/8) malam.

Kasatlantas Polres Kendal AKP Patmo mengatakan, pengalihan arus lalu lintas di Kaliwungu dilakukan sampai hari Senin (27/8/2012). Pasalnya, Syawalan baru berakhir hari Minggu (26/8/2012). Tujuan pengalihan arus lalu lintas ini, menurut Patmo, supaya pebalik yang mau pergi ke Jakarta dan sekitarnya, tidak terjebak kemacetan di kota Kaliwungu.

"Kecuali penduduk, mobil tidak diperbolehkan lewat jalan raya Kaliwungu," kata Patmo.

Patmo meminta kepada pengguna jalan yang melewati jalan Lingkar Kaliwungu supaya berhati-hati dan waspada. Pasalnya, di jalan lingkar sering terjadi kecelakaan. Penyebabnya, sopir terlena karena jalan tersebut lancar dan kondisinya baik.

"Sehingga banyak sopir ngebut. Mereka tidak tahu kalau ada belokan, sehingga kaget dan akhirnya masuk parit," jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga sudah memasang barikade jalan di sekitar Alun-alun Kaliwungu. Barikade ini bertujuan supaya warga tidak menyeberang seenaknya.

"Barikade dimaksudkan supaya penyeberang jalan menggunakan satu jalur yang sudah ditentukan," jelasnya.

Ia berharap, semua masyarakat baik pejalan kaki maupun pengendara roda dua atau empat menaati peraturan yang ada. Sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau