Lagi, Kebakaran Landa Jatinegara Kaum

Kompas.com - 25/08/2012, 09:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Musibah kebakaran kembali melanda sejumlah bangunan di Jalan Raya Bekasi RT 02 RW 3, Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur. Api menghanguskan enam rumah kontrakan, satu warung makan, satu mushala, satu warung rokok, satu bengkel motor, satu warung telepon dan satu toko mebel.

Bambang Setiaji (57), salah seorang saksi mata mengatakan, api semula terlihat sekitar pukul 07.50 WIB dari sebuah warung rokok milik pria yang biasa dipanggil Ole. Tanpa disadari, api yang terlanjur membesar pun merembet ke bangunan warung telepon yang ada di belakang warung.

"Api sih diduga berasal dari warung rokok. Di dalam warung kan memang ada lemari pendingin kecil, jadi mungkin korsleting, orangnya lagi mudik," ujarnya kepada Kompas.com di lokasi kejadian, Sabtu (25/8/2012) pagi.

Tak hanya merembet sebuah warung makan, api yang terlanjur berkobar kemudian merembet sebuah bengkel motor, bengkel mebel dan enam kontrakan milik Soleh yang ada di sisi kiri dan belakang. Warga yang baru menyadari api telah membesar pun panik dan berusaha memadamkan api dengan air seadanya.

Tak lama kemudian, sebanyak 16 mobil pemadam kebakaran beserta belasan petugas datang ke lokasi untuk memadamkan api. Tak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Belum diketahui juga berapa kerugian dalam kebakaran kali ini.

Berdasarkan pantauan pukul 08.45 WIB, api telah berhasil dipadamkan. Meski demikian, masih ada titik api kecil yang masih dipadamkan petugas. Sementara, warga sekitar tampak menonton dari sekitar lokasi kebakaran. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau